![]() |
| Gambar 1. Pengalaman Bersahabat dengan Chat GPT, Gemini, dan Meta AI |
1. Chat GPT
Cara Chat GPT Presentasi
![]() |
| Gambar 2. Presentasi Chat GPT |
![]() |
| Gambar 1. Pengalaman Bersahabat dengan Chat GPT, Gemini, dan Meta AI |
![]() |
| Gambar 2. Presentasi Chat GPT |
![]() |
| Gambar 1. Serba Serbi Menulis Lomba Blog 2025 |
Bagi saya menulis lomba blog merupakan sebuah tantangan dalam diri, di mana kita bisa mengeksplore lebih lanjut tentang tema yang diberikan. Yah, intinya iseng-iseng berhadiahlah. Apalagi menjadi penulis adalah serba ketidakpastian. Saya percaya di balik sebuah kesuksesan pasti ada sebuah cerita di baliknya dan cerita kadang-kadang lebih mahal dibandingkan hasilnya.
Pada artikel ini merupakan sebuah kumpulan cerita sepenggal perjalanan lomba blog yang saya ikuti.
Sejujurnya saya tidak menyadari bahwa lomba blog kali ini merupakan sebuah kompetisi. Yah, tahunya hanya sebuah job seperti biasa. Jadinya, saya mempersiapkannya tidak begitu matang. Bahkan ala kadarnya. Walaupu begitu, alangkah baiknya kalu ulik siapa pemenangnya. Walaupun Koh Dedi masuk ke dalam juara 2. Ada artikel yang menjadi juara pertama, yaitu kak Admasyito gitu. Nah, uniknya di dalam artikelnya ternyata kelihatan hidup. Dia nggak hanya mengandalkan infografik saja, tapi sebuah video singkat yang enggak kelihatan video gitu. Apa ya namanya? Stiker ya di dalam blog. Kalau dilihat dari kemampuan programnya its okay. Yah, banding jauhlah sama saya yang masih ala kadarnya, tapi enggak apa. Kayaknya enggak ada salahnya sih kalau dicoba.
Lomba kali ini sebernarnya saya mengerjakannya dengan percaya diri sebenarnya, tapi oh tapi. Sekali lagi saya enggak sempat mikir siapa toh yang bakalan menjadi saingannya. Harus saya akui bahwa menulis kali ini hanya dengan mengandalkan apa yang saya tahu saja dan waktunya juga enggak banyak dong. Walaupun saya enggak masuk ke dalam kategori pemenang, tapi artikel ini termasuk ke dalam artikel terpopuler di blog saya. Itu berarti banyak yang baca artikel ini dibandingkan artikel yang lainnya.
Kali ini saya mau sekalian bahas sih, siapa pemenangnya. Enggak ingat sih siapa, tapi yang pasti salah satunya Koh Dedy ngebuat artikelnya dihubungkan dengan sesuatu terkini. Kayak, ada dampaknya ketika membaca artikelnya gitu bahwa serba-serbi Freelancer ya begitu. Sehingga nanti ujung-ujungnya dihubungkan ke produk ASUS itu sendiri.
Awalnya saya tidak tertarik dikarenakan wajib membeli produk, ditambah lagi saya memang benar-benar nggak punya modal sama sekali. Teman-teman nyuri start duluan. Di mana upload tercepat akan mendapatkan uang tunai. Sementara saya, masih berpikir gimana bisa beli produk.
Alhasil, saya punya ide untuk memanfaatkan adik saya untuk mengikuti lomba ini. "Dik kalau kakak menang kita bagi dua dan utang kakak lunas ya." Begitulah yang saya ucapkan pada waktu itu.
Temanya tentang Bersih, Sehat, dan Lestari. Pada suatu malam, saya membaca betul-betul tema yang diberikan. Bagaimana tidak. Menjelang tidur di tempat tidur penuh dengan corat-coret apa yang ada dalam pikiran saya. Apa saja yang harus dibahas di dalam lomba blog. Bahkan sampai judul pun harus bolak-balik berganti beberapa kali. Pada akhirnya saya berhasil ikutan yah dengan ala kadarnya. Ternyata, oh ternyata ada perpanjangan. Saya baca lagi syarat dan ketentuannya. Ternyata harus menyertakan foto produk dengan diri.
Artikel yang tadinya ala kadarnya bolak-balik saya baca ulang. Minta saran sama teman. Teman bilang malah bagus-bagus saja. Saya tentu tak percaya. Alhasil saya sendiri yang memposisikan diri sebagai pembaca kira-kira pembaca mau yang bagaimana ya.
Dua hari sebelum penutupan lomba. Saya berhasil mempotret diri saya dengan produk. Terlihat cakep pula. Eh, ternyata setelah saya pulang. Hp saya layarnya rusak. Itulah hari terapes pada waktu itu. Data belum dikirim dan saya kehilangan gambar terbaik saya dengan produk.
Masih belum kehilangan akal. Sebetulnya saya memang berpasrah, tapi ada hal yang tidak saya sangka ketika menjadikan keponakan saya sebagai model dalam tulisan alih-alih saya yang berada di dalamnya. Sebenarnya saya butuh bantuan some one special yang kebetulan jago motret. Rupanya nggak memungkinkan. Alhasil saya terputar otak dengan menggunakan AI mengganti latar belakang foto yang saya ambil. Lagi-lagi saya memimjam hp dari adik saya.
Masih belum sampai di situ. Pada saat pengerjaan memperbaruhinya. Saya sudah stel bakalan sampai tepat waktu. Pekaranya sudah siap. Eh, kaki saya malah nyentuh kabel laptop. Auto mati mendadak dan pekerjaan saya tidak tersimpan. Kecewa, tentu saja. Saya memutuskan untuk menyelesaikannya ulang sampai tuntas. Pekara tidak diterima itu mah urusan belakang.
Tema kali ini merupakan tema yang nyaris membuat saya ingin muntah. Sebab bukanlah genre yang saya kuasai. Walaupun saya ini merupakan seorang perempuan. Bagaimana tidak. Saya terlampau trauma menjadi influencer beauty kalau di saya saja tidak bekerja. Wajah saya sensitif parah. Akibat dulunya menggunakan produk yang tidak saya ketahui ternyata mengandung merkuri. Sejak saat itu. Kulit saya menjadi sensitif. Dulu pernah tidak memakai apa-apa. Sampai suatu ketika saya datang ke Medan Beauty beberapa tahun yang lalu sebelum covid. Sang dokter berkata kalau itu ternyata reaksi penerimaan kulit wajah.
Oke kembali ke tema. Hari Rabu saya sudah riset sampai mabuk sepertinya karena bolak balik nggak ngerti sama sekali. Tersisa dua hari.
Ada hal yang saya lupakan sebenarnya. Biasanya kalau menuju hari-H itu godaannya justru semakin banyak dari arah ntah mana-mana saja. Entah inilah, entah itulah. Alhasil yang ada bablas jadinya. Yap benar saja, ayah saya tiba-tiba ranap pas dua hari sebelum penutupan. Selama ia diranap saya pun curi-curi waktu untuk nulis menggunakan gawai. Meskipun nggak banyak, sedikit jadilah. Ternyata besok gantian jaga. Ya, alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk mengikutinya. Walaupun hasilnya juga sih, ala kadarnya. Seenggaknya enggak apalah daripada enggak mencoba sama sekali. Kan saya sudah mencobanya. Di sini saya belajar sesuatu bahwa Kalau bisa dicicil ya dicicil.
Oke, sekarang tibalah pengumuman. Saya sudah cek pemenang pertama 20mefree, pemenang kedua 20mefree dan pemenang ketiga 20mefree . Kalau dilihat-lihat effortnya enggak terlalu wuah, tapi worth itlah untuk teknik SEOnya.
![]() |
| Gambar 2. Tanda Penuaan Dini |
![]() |
| Gambar 3. Faktor Internal Penuaan DIni |
![]() |
| Gambar 4. Faktor Eksternal Penuaan DIni |
![]() |
| Gambar 5. Faktor Lainnya Penyebab Penuaan Dini |
![]() |
| Gambar 6. Cara Mencegah Penuaan Dini |
![]() |
| Gambar 1. Samsung S25 FE |
Galaxy S25 FE sudah keluar nih. Waktunya review keluaran terbarunya Samsung di tahun 2025. Worth It nggak ya kalau ganti gawai yang modelan terbaru ini? Ntar-ntar malahan Fomo lagi. Nggak tahunya ya enggak butuh-butuh banget di kehidupan yang mengikuti zaman ini. Sebelum berpikiran begitu, gimana kalau kita tuh cari tahu dulu, apa sih yang menjadi inovasi terbarunya dari Samsung kali ini?
Samsung S25 FE adalah singkatan dari Samsung S25 Fan Edition, dihadirkan sebagai respons Samsung terhadap permintaan dan masukan dari konsumen masa kini. Apalagi tipenya para content creator dan personal branding dijamin bakalan suka banget deh sama tipe keluaran baru ini. Yah intinya mah gitu. Sekarang udah nggak zamannya lagi hanya orang-orang tertentu saja yang bisa posting sesuatu. Justru setiap orang malahan kudu posting. Supaya orang-orang pada tahu nih, apa saja sih yang menjadi kedekatan pada diri kita. Kalau suka baking, share hasil atau proses ngebaking. Kalau suka fotoin alam, ya posting hasil hunting foto deh.
Berikut ini ada 8 alasan tentang kenapa Galaxy S25 FE se worth It itu untuk dimiliki :
![]() |
| Gambar 2. Didesain Tipis dan Lebih Ringan |
Dibandingkan dengan series tahun lalu. Galaxy S25 ini didesain lebih tipis meskipun baterainya lebih besar, saking tipisnya bisa setipis tiga tumpukan koin malah. Yah, apa nggak tipis banget ya. Berasa nggak bawa beban gitu loh. Terus desainnya, wuaw banget kelihatan lebih smooth dan mewah.
![]() |
| Gambar 3. Layar AMOLED |
![]() |
| Gambar 4. Rangka S25 FE |
Pengguna Samsung pasti sudah enggak asing lagi yang namanya Gemini. Terkadang tuh ya Gemini sudah menjadi sahabat gitu, diajak ngobrol dia mah bisa banget. Bahkan bisa distel suaranya sesuai dengan mode suara yang rasanya di kita banget nih. Nah, pasti pada penasaran kan fitur AI apa saja sih yang ditawarkan Galaxy S25 FE ini.
![]() |
| Gambar 5. Pengalaman Galaxy AI Terbaru |
Selain si AI ini bisa mendeteksi ejaan tulisan yang kita tuliskan. Dia bisa banget disuruh buat tulisan hanya dengan satu perintah. Misalnya gini nih, "tolong dong buatkan pesan e-mail ke Fuan kalau makan siangnya dijadwalkan ulang saja." Nah, si Writing Assist ini bakalan menuliskan e-mail kita dengan bahasa yang wuaw, its oke. Kerangkanya juga oke, sesuai dengan pengiriman e-mail resmi gitu.
Ini merupakan sebuah teknologi yang wuah sebenarnya. Kalau di series biasa ngobolnya dengan suara. Nah dengan adanya software one UI 8, Galaxy S25 FE bisa kelihatan hidup. Kamera layaknya mata nih, dia bisa cerita apa aja terkait gambar yang kita sorot. Rekomendasinya sudah nggak diragukan lagi pastinya, dijamin oke.
Seperti biasa, kita tinggal berikan perintah saja nih melalui kata-kata. Nah, Veo 3 dari Google yang ada di Galaxy S25 FE ini bakalan buatin video buat kita secara otomatis. Berarti kalau misalnya perintahnya lebih detail, maka hasilnya juga bakalan lebih bagus dong ya.
Pada bagian kamera belakang ada tiga bagian. Bagian paling atas 12MP Ultra Wide Camera, tengahnya 50MP Wide-angle Camera, dan di bawahnya 8MP 3x Optical Zoom Telephoto Camera. Sementara layar depannya 12Mp Selfie Camera.
![]() |
| Gambar 6. Spesifikasi Kamera Belakang S25 FE |
Foto : Hasil foto nggak cuma penghapusan objek saja secara otomatis, tapi kita bisa memindahkan objek ke daerah tertentu tanpa harus retake ulang kamera. Selain itu, juga bisa mengganti background yang sesuai dengan objek. Nama tools ini adalah generative edit
Video : Instant Slow-mo, video yang tadinya kita ambil dengan frame cepat justru bisa disulap menjai mode slow motion yang mulus. Hasil video pun jadinya auto cinematik dan dengan 10 bit HDR tampilan video menjadi lebih memukau dibandingkan video sebelumnya. Nah, yang lebih cakepnya tuh ada audio eraser, yaitu ngilangin suara bising tetangga ketika sedang rekaman. Apalagi suara motor yang mengganggu, sudah pasti bisa dong ya. Kita tinggal nyiapin mood saat syuting. Bising-bising, itu mah nggak ngaruh ya kan.
Saya sepakat bahwa pekerjaan berat seperti editing video itu sama seberatnya performa gaming. Galaxy S25 FE menghadirkan kecepatan dan stabilitas yang dibutuhkan untuk itu. Desain termalnya dilengkapi vapor chamber 10% lebih besar dibanding S24 FE. Selain itu juga menggunakan pendinginan cair untuk mengeluarkan panas dari chipset. Hasilnya performa Galaxy S25 FE tetap konsisten, tetap dingin, cepat dan bebas dari perlambatan meskipun di bawah tekanan. Wuaw, sangat powerfull sekali ya.
Ukuran baterainya 4.900 mAh merupakan kapitas baterai yang besar, Bahkan pada saat menonton video bisa tahan mencapai 28 jam
Bagaimana dengan pilihan warna S25 FE?
![]() |
| Gambar 7. Pilihan Warna Galaxy S25 FE |
Berapa harganya?
Galaxy S25 FE ini dibandrol mulai dengan harga 649 dollar atau sekitar 10.654.000. Kalau kita beli nih bakalan dapat 6 bulan Google AI Pro tanpa biaya tambahan, juga penyimpanan cloud 2T, dan yah masih banyak lagi.
Nah, begitulah review S25 FE kita kali ini. Gimana, tertarik memilikinya? Tertarik banget dong, cocok banget buat kehidupan minimalis yang sat set-set auto memperlancar kegiatan sehari-hari. Rencananya nih kalau pakai ini, udahlah nggak mau yang lain. Biar yang ini satu-satunya kenapa. Heheh ...
Ringkasan spesifikasi utama Galaxy S25 FE: layar, chipset, kamera, baterai, fitur AI, dan harga awal.
| Model | Samsung Galaxy S25 FE |
|---|---|
| Tanggal Rilis | 4 September 2025 |
| Sistem Operasi | Android 16 dengan One UI 8 |
| Layar | 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X, FHD+ (~2340×1080), 120 Hz |
| Pelindung Layar | Gorilla Glass Victus+ |
| Bodi & Ketahanan | Frame Armor Aluminum, IP68 (tahan air & debu) |
| Dimensi & Berat | 161.3 × 76.6 × 7.4 mm; ~190 g |
| Chipset / Prosesor | Exynos 2400 (4 nm) |
| RAM & Penyimpanan | 8 GB RAM; 128 GB / 256 GB (beberapa wilayah: 512 GB) |
| Kamera Belakang | 50 MP (utama, OIS) + 12 MP (ultrawide) + 8 MP (telephoto, 3×) |
| Kamera Depan | 12 MP (selfie) |
| Baterai | 4.900 mAh |
| Pengisian Daya | Wired up to 45 W; Wireless up to 15 W |
| Keamanan | Pemindai sidik jari in-display |
| Fitur Utama | Galaxy AI (photo/audio assist), Now Bar, Now Brief, IP68 |
| Warna | Navy / Jetblack / Icyblue / White (varian tergantung wilayah) |
| Harga Awal | Mulai dari US$ 649 (varian 8/128 GB) |
Sumber : Youtube Samsung
![]() |
| Gambar 1. Pahami Teknik SEO Bersama Diary Harumpuspita |
Setelah ngeblog bertahun-tahun. Saya baru bisa bicara tentang teknik SEO yang saya pahami baru-baru ini untuk menyasar pembaca di seluruh dunia pastinya. Loh kenapa gitu? Yah, namanya juga tulisan kan. Harus menemui pembacanya. Kalau kalian tipe pemalu yang enggak ingin dibaca banyak orang. Nggak usah belajar SEO juga nggak kenapa-kenapa sih, tapi buat yang ingin sekali hobi ini dibayar alias menghasilkan. Yah, wajib belajar sih.
Sebenarnya bukan itu sih yang menjadi poin utamanya. SEO itu sendiri singkatan dari Search Engine Optimation, di mana pada saat si mesin pencarian mengetikkan kata kunci. Ketemunya blog kita yang relevan dears. Begitulah kira-kira. Namun jangan khawatir. Saya akan berbagi tips atau hal apa saja yang perlu diketahui oleh SEO ini. FYI artikel ini saya buat setelah setahun menjadi Publisher Seedbacklink. Cara kerja di sana membuat saya memahami teknik SEO itu sendiri dibandingkan belajar workshop yang enggak kunjung paham. Bagi saya, pengalaman itu adalah pembelajaran yang paling mahal.
Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan mesin pencarian merekomendasikan website tertentu adalah kualitas blog itu sendiri. Lantas blog yang bagaimana sih lebih disukai sih mesin pencarian itu?
Bounce Rate itu adalah istilah pantulan. Biasanya hal ini disebabkan jika artikel kita itu nggak berkualitas. Jadinya orang mah bolak-balik ngeklik artikelnya kita, tapi enggak baca. Entah itu karena membosankan atau karena kontennya dikit banget. Itulah mengapa para blogger biasanya sering memperbaruhi artikelnya secara berkala. Apalagi ketika artikel tersebut menjadi paling terpopuler di analisis datanya. Nah, kalau bisa bounce rate ini skornya rendah dong ya. Kita bisa menganalisisnya dengan menggunakan google Analytic. Bakalan ketahuan tuh di sana, rata-rata orang lihat artikel kita tuh berapa lama ya. Cepat atau enggak ya. Itulah mengapa ada juga komunitas blog khusus untuk melihat tayangan dibandingkan kunjungan menjejaki komentar.
Pernah ketemu situs yang nggak kunjung terbuka setelah diklik. Lama banget kebukanya, itu udah bikin orang pada kabur buat berkunjung ke-blog. Sebenarnya ada beberapa alasan yang membuat website itu loadingnya lama banget. Bisa jadi karena trafick alias banyaknya orang yang berkunjung. Bisa jadi karena website itu sendiri berat karena konten yang dibuat. Sehingga kalau bisa nih, setiap gambar ukurannya kurang lebih sekitaran 100 kilobyte supaya mau sebanyak apapun gambar yang diunggah. Masih ringan-ringan aja tuh untuk dibuka. Teman-teman bisa ngecek performa blog/website di Page Speed. Data yang diberikan cukup lengkap di sana. Kita bahkan dikasih arahan ini harus apa ya.
![]() |
| Gambar 2. Page Speed Mobile |
![]() |
| Gambar 3. Diagnosa Page Speed Desktop |
![]() |
| Gambar 4. Google Trends |
![]() |
| Gambar 5. Indeks Gambar di Blogspot |
![]() |
| Gambar 6. Pahami Heading |
![]() |
| Gambar 7. Pahami Penulisan Permalink |
![]() |
| Gambar 8. Penulisan Deskripsi Penelusuran |
![]() |
| Gambar 1. Review Film Maleficent |
Apakah kita percaya bahwa sesuatu yang jahat itu ada? Tapi kalau enggak ada yang ganggu mana mungkin bisa terjadi konflik atau malah menjadi perang dunia ketiga. (Hati-hati bahwa cerita ini mengandung spoiler, tapi tetap rekomendasi untuk ditonton bersama dengan keluarga atau orang yang disayang)
Kisah ini menampilkan dua sisi yang berbeda antara negeri manusia dan negeri sihir seperti para peri. Maleficent adalah seorang peri baik hati yang berwarna cokelat bertemu dengan Stefan seorang manusia memasuki ranah tempatnya. Mereka pun berteman sejak kecil dan siapa sangka bahwa negeri seberang justru ingin menghancurkan negara sihir dengan bala tentaranya.
Maleficent tentu tidak dapat berdiam diri saja. Ia mengalahkan para tentara negeri seberang dengan pepohonan yang dijadikan sebagai pembatunya. Stefan pun mendatangi Maleficent dan mengatakan bahwa ia sedang diburu oleh manusia. Namun hal yang tak disangka terjadi, diam-diam Stefan mengambil sayap Maleficent hingga ia tidak bisa terbang kembali.
Maleficent meninggalkan kepedihan yang mendalam. Stefan telah menghianatinya dan diam-diam menjadi raja. Sementara Maleficent mendapatkan teman dengan menyelamatkan burung gagak yang bisa diubah menjadi wujud manusia.
Sang burung gagak pun dijadikan sebagai sayapnya Maleficent dengan memata-matai apa yang terjadi di istana. Hingga pada suatu hari, hari bahagia itu datang. Anaknya Stefan lahir dan diadakan syukuran. Malificent yang mengetahuinya lantas datang ke istina dan mengutuk sang bayi akan meninggal di usianya yang ke-16 tahun nantinya dengan pemintal benang. Ia bisa kembali hidup apabila ada ciuman cinta sejati.
Sejak saat itu, sang raja berusaha menyingkirkan setiap yang ada pemintal benang atau jarum sejak sang bayi mengalami kutukan. Siapa sangka bahwa sang raja sejak kutukan itu mengalami fase depresi dengan menutup diri. Sementara anaknya diasuh oleh tiga peri di sebuah hutan. Uniknya ketiga peri itu tidak tahu bagaimana caranya mengurus bayi. Sementara Maleficent yang mengetahuinya diam-diam memberikan makanan kepada sang bayi melalui sih burung gagak.
Maleficent diam-diam selalu memantau tumbuh kembang sang bayi dari kejauhan. Walaupun dia kesal, dia marah. Namun sang bayi justru senang dengan kehadiran Maleficent. Hingga ketika sang anak menuju dewasa. Ia mengatakan bahwa Maleficent selalu menjaganya.
Maleficent berusaha untuk mencabut kutukannya kepada sang putri. Namun tetap saja tak bisa. Sang gagak pun bertanya. "Kenapa kamu membuat kutukan seperti itu?"
"Sebab cinta sejati itu tidak ada."
![]() |
| Gambar 2. Maleficent |
Walaupun pemilihan warna dari cerita ini bernuansa gelap. Tak selamanya gelap itu berarti kejahatan.
Semasa kecil saya sering mendengar bahwa di kartun memang ada cerita seorang putri yang dikutuk akan meninggal ketika tertusuk jarum. Namun kisah ini justru mengangkat sisi yang berbeda dan unik.
Selama ini kita memimpikan bahwa cinta sejati itu antara seorang perempuan dan lelaki. Namun kisah Maleficent mengajarkan bahwa tulus kasih ibu tiada bandingannya. Bukan ciuman seorang lelaki yang baru dikenalnya menghidupkan sang puteri. Melainkan si Maleficent sendiri.
Gimana, unik bukan kisahnya? Saya yakin sekali kalau kisah ini saya saksikan di bioskop pada waktu itu pastilah tiada henti-hentinya berdecak kagum. Kisah fantasi yang tak biasa.
Beberapa waktu pun berjalan. Kadang-kadang ada sebuah perasaan yang enggak tahu kenapa, tapi harus juga dihadapi. Seperti halnya hari apes memang enggak ada dalam kalender.
![]() |
| Gambar 1. Kumpulan Hari Apes |
Kumpulan Hari Apes (14 September 2025, Minggu)
Kita selalu menyadari bahwa kehilangan sesuatu barulah membuat diri kita merasakan bahwa sesuatu itu teramat berharga. Baru saja, saya mengalami kali kedua bahwa layar gawai tak bisa diselamatkan. Fatalnya lagi bahwa, gawai yang selama ini masih aman-aman saja, tak tahunya malah harus berujung tragis tak bisa diselamatkan. Awalnya masih, sabar berusaha mengelus dada. Pada waktu yang bersamaan jok kereta justru dicakar-cakar kucing. Alamat, kejadian double dalam satu waktu membuat luruh hati. Mungkin ini bukan kisah apes yang menyedihkan, tapi bagi saya yang baru saja memegang persediaan uang buat jaga-jaga. Kok kayaknya jadi begini ya. Belum lagi ingatan di masa lalu, tentang tempat minum saya semuanya pada pecah nggak tertolong karena saya yang buat. Mau ngeluh, tapi ketawa. Kalau barang nggak rusak, kayaknya bukan saya deh.
Namun ada hal yang unik nih, masa iya. Hp saya yang sudah mau roman-romannya ganti kok malahan aman-aman aja sampai saat ini. Yah, mudah-mudahan aman-aman terus dah. Kesalahan saya memang, gawai yang saya pikir baik-baik saja itu nggak saya pakaikan casing. Jadi, pas jatuh dianya auto rusak parah. Malah kecium aspal lagi pertama kalinya. Yah, wassalam deh.
Masih tentang apes nih sob. Sore tadi seperti biasanya nyapu. Eh, pas nyapu ketusuk sama tusuk gigi. Ada aja, bisanya berdarah. Setelah dipikir-pikir. Kejadian yang modelan begini tuh kayaknya mode berulang gitulah. Maghrib keselek duri ikanlah di Minggu lalu. Bulan lalu kejepit kursilah telapak tangan kiri saya. Terus pernah juga kasusnya sama nih. Pas maghrib malah kaki kena kayu dan lagi-lagi berdarah. Berasa darah manis aja sih.