Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2021

Kursus Online Terbaik Bersertifikat Bersama Skill Academy

Setelah tamat sekolah, lalu apa? Begitulah sekelebat pertanyaan yang terngiang di kepala pekara masa depan. Adabtasi yang berbeda dari semasa sekolah dulu atau hal lainnya terlintas di masa perkuliahan. Tujuannya satu, bisa bertahan di kehidupan masa depan dengan bekerja. Kemudian menghasilkan uang yang akan menyejahterahkan hidup. Siapa sih yang enggak mau? Semua orang pasti mau. Hanya saja, orang-orang yang memiliki semangat juang tinggi mampu mendapatkannya. Tingginya persaingan globalisasi ini membuat kita harus bersaing dengan jutaan manusia di luar sana. Terlebih lagi dalam bidang teknologi perkembangan semakin cepat dari waktu ke waktu. Apabila tidak diikuti, tentulah akan tertinggal jauh dari yang lain. Menghasilkan uang dengan memanfaatkan teknologi yang sudah ada tentulah tidak asing lagi terdengar di telinga. Salah satu inovasi dalam bidang pendidikan yang memanfaatkan teknologi saat ini adalah skil

Program Pengolahan Sampah Kawasan Menghidupkan Siklus Material (Alami)

Perkembangan zaman semakin meningkat dari waktu ke waktu. Jumlah penduduk juga semakin banyak dan hal yang sering kita temui adalah permasalahan sampah. Kehadiran sampah ini sebenarnya membuat dampak negatif apabila tidak diolah dengan benar dan dibiarkan begitu saja. Sampah? Rasanya ingin dimusnakan begitu saja. Hingga ada sebagian orang yang memilih membuang sampah entah di mana-mana. Pokoknya tidak terlihatlah dari pandangan mata. Sehingga terjadilah kerumunan sampah di suatu tempat. Sebagian orang ada juga yang memilih untuk memusnakan sendiri dengan cara membakarnya. Sayangnya, kemudahan memusnakan sampah menjadi serpihan abu ini memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Hingga dampaknya seperti sekarang ini, bumi semakin panas saja kala musim kemarau. Ada lagi yang lebih miris. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah ke sungai. Waduh, saya yang menyaksikannya sungguh tidak enak hati. Pantas saja banjir di mana-mana. Sayangnya, dampak negatif itu mencakup o

Happy Birthdate to Me

  Tanggal cantik di permulaan bulan Februari. Aku berulang tahun. Berharap tidak kembali ke masa lalu yang silam dan melupakan hal paling penting dalam hidup. SIM atau surat izin mengemudi. Justru tanpa sadar kulupakan pada tahun lalu. Sedangkan kini, aku sudah mempersiapkannya lebih awal. Tidak harus terikat dengan tanggal satu. “Henny, peserta kita cuma satu orang saja. Enggak apa-apa itu?” Dalmi memberitahu. Kedua bola matanya masih memindai sosial media penaku dengan laptop yang ia miliki. “Syukurlah walau hanya satu orang. Berarti hanya dia seorang pemenangnya. Walaupun sebenarnya tidaklah asyik.” Hanya saja, entah kenapa pemikiranku begitu primitif pada waktu itu. Apakah ini gagal? Tidak-tidak, tidak ada kegagalan yang sesuai dengan pekara ini. Dalmi, salah satu sahabat penaku. Ia lebih banyak kesibukan sebenarnya. Kalau menyangkut prioritas, ia akan berusaha menyempatkan waktu untukku. Bahkan, ketika sudah memiliki calon suami yang sedang mengajak ta’aruf pun ia juga mengabar

Menggapai Tujuan dalam Perbedaan

 Mengingat sebuah perbedaan di antara manusia. Barangkali berupa ras, suku, dan agama. Namun jika menyelisik dari satu tujuan. Perbedaan tidaklah menjadi penghalang.  Ah, ingatan itu terlintas pada kenangan bersama dengan mereka. Ya, pertemanan saya di perkuliahan dan berujung pada sebuah kerja sama yang berujung pada kedekatan dan mengharumkan nama kampus.  Ini kisah akhir tahun 2018 yang silam. Sudah lama ya? Namun ingatan itu seolah masih dekat. Kebetulan saya yang merupakan seorang muslim menjadi satu kelompok dengan non muslim. Kalau tentang suku, jelas juga berbeda. Bahasa Indonesia yang mempersatukan dan mudah dimengerti.  Hal yang paling menarik dalam sebuah perbedaan adalah perbedaan pengalaman. Beda tempat, beda pula logat. Selagi itu masih baik, hidup akan tetap aman-aman saja. Saya punya sahabat, ia bermarga Purba. Kebetulan menjadi orang paling berpengaruh dalam kelompok saya.  Ialah yang mengajak saya menyelusuri perjalanan hidup di luar zona rebahan.  Tentu saja, namanya