Gathering ASUS Medan Laptop AI Terbaik Hingga Laptop Gaming Terjangkau

Gathering ASUS Medan
Gambar 1. Gathering ASUS Medan

Sudah lama enggak nulis cerita perjalanan di blog pribadi. Sekali nulis dipublish dalam artikel ini. Yah, mau tak maulah ya kan. Padahal saya mah tipenya radar prefeksionis. Namun kalau mode yang begitu kalau dipertahankan kayaknya nggak bakalan update artikel. 

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman asyik bersama dengan Blogger Medan menghadiri sebuah event yang amat bergengsi, yaitu Gathering ASUS di Medan pada tanggal 12 November 2025. Selama ini saya hanya tahu orang-orang di balik juri terkece dan terdisiplin, yaitu Bang Emmet nama akun Instagramnya. Akhirnya bisa ketemu secara nyata orangnya. Namun yang lebih kecenya lagi adalah ketika saya bisa melihat penampakan secara langsung laptop AI terbaik. Kebetulan beberapa bulan lalu sempat juga mengulasnya di blog tentang Laptop AI Terbaik 2025. Walaupun enggak menang, tapi lumayan dapat trafik paling banyak dicari di blog ini. Maka kesempatan kali ini adalah kesempatan paling berharga bisa diundang ke sana memegang secara langsung harga laptop Gaming yang wow. 

Tiga Puluh Menit Sebelum Acara Dimulai

Tidak seperti biasanya, kali ini saya baru merasakan manfaat bagaimana bisa datang lebih cepat setengah jam sebelum dimulai. Alasannya karena teman-teman di grup acara Gathering kali ini begitu semangat. Sesampainya di sana, saya tanya dulu sama Kang parkir, takut pula nanti parkirnya per jam. Apabila acaranya lebih dari sejam, kalau dihitung-hitung bisa sebanyak ngisi bensin di perjalanan. Syukurnya sih meski acara ini sampai malam. Saya hanya dikenakan biaya Rp3000 untuk biaya parkir di Hotel Adimulia. 

Keseruan Gathering ASUS Medan
Gambar 2. Keseruan Gathering ASUS Medan

Ternyata setengah jam di sana itu singkat sekali. Ada boot yang bisa dicoba lebih dulu, seperti foto dengan kamera dan dapat hasil jadinya secara langsung. Hingga mengikuti challenge yang diadakan oleh ASUS untuk mencoba ketiga jenis model yang akan dibahas kali ini. Mode paling ringan, si paling AI dalam ilustrasi, hingga laptop gaming yang performanya sungguh powerfull sekali. Setiap orang yang foto akan diberikan hasil cetakan masing-masing. Jadi, jika satu frame ada 15 orang. Yah, bakalan dicetak sebanyak 15 lembar. Wuah, sangat murah hati sekali ya Kang Fotonya. 

Setelah selesai menjalankan misi, saya pun berkesempatan mendapatkan 3 koin yang nantinya bisa digunakan untuk mesin capit. Jika beruntung bakalan dapat hadiah nih. Jika tidak akan dihadiahi sticker yang berkolaborasi dengan desainnya Tahi Lalats. Kebetulan saya dapat sticker juga. Eh, enggak ada bedanya ya. Hadiah paling top cernya sih boneka Labubu. Perjalanan kali itu pun saya langsung buatkan konten yang kebetulan bersamaan dengan Challenge dari Kompasianival. 

Sebelum acara dimulai, sudah disediakan Coffee Break terlebih dahulu. Saya pun tidak ingin kehilangan momentum dan mengambil coffee untuk menghilangkan rasa kantuk, tak lupa pula ada camilannya. Maklumlah sudah sore juga ya kan situasi habis kerja siangnya. Setelah banyak orang yang datang, akhirnya acara yang paling ditunggu hadir nih, yaitu penjelasan produk di Boot yang sudah saya cobain tadi. Foto pendukung menyusul ya, menyesuaikan konteks pembahasan.

Ngopi sambil mendengarkan pembahasan ROG
Gambar 3. Ngopi sambil mendengarkan pembahasan ROG

Data ASUS Indonesia Saat Ini

Bicara tentang fakta, maka yang diperlukan adalah data. Bagian yang paling pertama ditampilkan saat Pemateri berlangsung oleh Bang Firman. Ada 700+ karyawan, 28+ Kantor cabang di Indonesia, 300+ karyawan penjual, 150+ titik Service, dan 200+ karyawan service. 

Sejak tahun 2006, ASUS sudah mendapatkan penghargaan global sebanyak 72,192 dan total penghargaan Indonesia sebanyak 200+. ASUS juga leading in Indonesia, seperti notebook brand nomor satu di Indonesia selama 12 tahun sejak 2013, brand gaming nomor satu selama 10 tahun sejak 2015, brand Handphone Gaming nomor satu selama 6 tahun sejak 2019, brand teknologi nomor 1 dengan ekosistem paling lengkap. brand motherboard nomor 1 Indonesia, brand VGA premium nomor 1 Indonesia, dan brand Mini PC & NUC Nomor 1 Indonesia. Gimana pencapainnya? Banyak sekali bukan. Apalagi pertumbuhan nasional lebih kuat di Jawa Tengah. Pencapaiannya sungguh membuat terkagum-kagum. 

Apalagi ASUS merupakan brand laptop yang sangat sering mengadakan kompetisi mengulas produknya. Sehingga walaupun belum punya sekalipun bisa paham dengan spesifikasi dan keunggulan dari produknya. Seperti saya contohnya. Sayangnya, waktu beli laptop preloved dulu nggak tahu kalau yang bagus itu ya ASUS. Nggak apa-apa, barangkali tahun depan bisa punya laptop ASUS benaran untuk mengikuti perkembangan zaman. Sudah nggak zaman lagi bersabar dalam pengoperasian nih. Maunya sat set set jadi. 

Garansi Internasional 3 Tahun Eksklusif

Sewaktu saya melihat 3 tahun garansi dari mereka. Kedua bola mata nggak berhenti mengedip seraya bertepuk riya. "Gila bener ya berani ngasih garansi selama tiga tahun, itu berarti kualitasnya betul-betul top cer dong," ungkap saya dalam hati. Biasanya yang saya tahu selama ini garansi ASUS ya hanya dua tahun. Itu pun sudah mantap sekali. 

Nah terkait garansi ini ternyata ketika ada kerusakan tuh kita nggak dikenakan biaya. Alias 100% Jasa perbaikan dan suku cadang ditanggung oleh ASUS. Namun ketika ada kerusakan lagi itu 80% ditanggung oleh ASUS. Perpanjang garansi itu melalui MyASUS

Selain itu garansi 3 tahunnya saat ini hanya berlaku untuk Vivobooks/Flip, Zenbook Series, dan Proart Series. Berlaku juga di 114 negara seluruh dunia. Sebagai catatan berlaku bagi produk yang diaktivasi mulai 1 April 2025. 

Sementara sekarang ini semua lini laptop ASUS  & ROG sudah dilindugi dengan 100 % bebas biaya perbaikan & suku cadang untuk kerusakan yang disebabkan oleh kelalaina pengguna. Hanya berlaku bagi produk yang diaktivasi mulai 1 September 2025. Namanya sih VIP Garansi Perfect ASUS. 

Serba- Serbi Laptop AI di Gathering ASUS Medan

Kalau tadi pembukaan pencapaian akan brand laptop ASUS. Maka sesi keduanya adalah tentang Produknya ASUS, khususnya si Laptop AI saat ini. Beda laptop AI dengan laptop biasa karena ada NPUnya. Pembahasan dengan kak Nadia kali ini jauh lebih seru tentang laptop terbaik dan terlengkap 45+ Top. Sebab beliau dengan sabarnya menjelaskan satu persatu. Ada tiga jenis mode laptop yang menjadi pilihan untuk kita ternyata. 
1. Everyday
Laptop ini merupakan laptop yang sering digunakan dalam keseharian, yaitu Vivobook 14 dan Vivobook 14 Flip
2. Creator
Laptop yang dirancang untuk para creator meliputi ProArt PZ13, ProArt PX13, dan ProArt P16
3. Premium
Desainnya premium meliputi Zenbook A14, Zenbook S14 OLED, Vivobook S14, Vivobook S14 OLED, dan Vivobook S15 OLED. 

ASUS Vivobook S14, Laptop AI Paling Ringan

Laptop ini dirancang mulai dengan ketebalan 1.59 cm dan bobot hanya 1.35 kg. Benar-benar tipis dang ringan kalau dibawa ke mana-mana. Nggak perlu takut badan bakalan bungkuk jika semisalnya laptop ini dimasukkan ke dalam ransel. Bahkan untuk dayanya saja didesain bisa bertahan selama 16,6 jam dengan kapasitas baterai 70 WHrs. Kegiatan di luar nggak perlu khawatir buru-buru nyari colokan. Bermodal sudah mengisi daya penuh saja, sudah bisa tuh dibawa nugas di cafe favorite. 
Foto dengan ASUS Vivobook S14
Gambar 4. Foto dengan ASUS Vivobook S14
ASUS Vivobook S14 (S3407QA) ditenagai dengan prosesor Snapdragon X, Copilot+PC untuk meningkatkan kecerdasan AI. Sehingga kita nggak perlu repot harus berantam sama si AI karena memang mereka sudah cerdas kian bisa mempelajari para penggunanya. Didukung pula 45 TOPS NPU untuk komputasi AI. Ini berarti ada 45 Tera Operasi per detik sebab TOPS sendiri singkatan dari Tera Operation Per Second. Benar-benar spesifikasi yang bukan main-main ya. 

Rangkanya didesai dengan logam yang dibuat menggunakan teknik ukiran (gravir) dengan bantuan mesin Computer Numerical Control (CNC). 

Desain Futuristik ASUS
Gambar 5. Desain Futuristik ASUS

Kita nggak perlu takut laptop ini bakalan ngefreeze kalau dipakai. Asalkan memorinya nggak kepenuhan sajalah. Jenis RAM LPDDR5X yang berkapasitas 16 GB bisa banget diajak multitasking. Kalau diajak ngedit video masih okelah, apalagi lagi belajar buat aplikasi Android atau AI. Benar-benas spesifikasi memumpuni, penyimpanannya saja mencapai 512 GB PCle 4.0 x4. 

Urusan layar, laptop ini sudah menggunakan layar WUXGA OLED atau yang setara disebut 2.5K 100% sRGB IPS. Artinya layar ini beresolusi 1920 x 1200 piksel (WUXGA) yang menggunakan teknologi layar OLED (Organic Light-Emitting Diode). Sehingga gambarnya menjadi sangat detail dan tajam karean jumlah pikselnya lebih banyak dibandingkan resolusi Full HD (1920 x 1080), ditambah dengan warna hitam pekat dan kontras tinggi berkat teknologi OLED. Jadi, natap layar lama-lama juga nggak bikin cepat membuat mata kering. 

Laptop secanggih ASUS Vivobook S14 (S3407QA) takut dikotak-katik sama orang tak dikenal atau malah ingin dicuri datanya? Nggak perlu khawatir juga, sebab laptop ini sudah Proteksi Privasi berupa Microsofl Pluton, Windows Passkey, Kamera AI, hingga IR Webcam dalam mendeteksi area gelap yang dapat digunakan untuk keamanan. 

Kursornya didesain dengan touchpad gerakan cerdas yang luas.  Sehingga mempermudah navigasi dan interaksi dengan sistem operasi. Jaringan yang digunakan adalah Wifi 6E, sehingga kegiatan streaming, gaming, atau pengunduhan file besar masih bisa lancar no ngelag-ngelag. Suara laptop juga jernih, didukung oleh Dolby Atmos yang merupakan teknologi audio tiga dimensi yang menciptakan pengalaman suara imersi membuat suasana terasa nyata. Port USBnya didesain dengan Full I/O berupa 2xUSB 4, 2 x USB3,2 Tipe A gen 1, 1 x HDMI 2.1, dan 1x Audio jack. 

Menjajal Kecanggihan Laptop AI

Hal yang paling mengasyikan bagi saya adalah ketika bisa mencoba secara langsung bagaimana si AI bekerja dalam memudahkan pekerjaan, khusunya di bagian ilustrasi. Hanya dengan modal kerangka dan promt, sudah bisa menyulapnya jauh lebih indah daripada apa yang diperkirakan. Saya pun menatap kagum dengan keindahan dari sentuhan karya yang tercipta dari AI. 

Menjajal Kecanggihan Laptop AI
Gambar 6. Menjajal Kecanggihan Laptop AI

Ekosistem Gaming Terlengkap

Bagi pengguna gamers, spesifikasi yang powerfull memang paling diminati. Terkait dengan spesifikasi dan keunggulannya sudah jelas beda lagi. Nanti akan saya buatkan artikel 1 lagi khusus si ROG, harga laptop yang begitu wuah. Meskipun begitu, laptop ASUS ROG ini juga memiliki beberapa tingkatan. Bahkan yang pernah saya pegang itu seharga 50 juta. Harga yang sangat fantastis sekali ya. Auto gemetar saya memegangnya. 

Ekosistem ROG
Gambar 7. Ekosistem ROG

Selain itu, di dekat ROG ada juga dipajang asesoris ASUS berupa tas, keyboard, hingga mouse yang bisa mengeluarkan parfum dari bawah kursor. ASUS memang tak hanya fokus pada kualitas laptopnya saja, tetapi juga yang mendukung si laptop.

Penghujung Acara

Saat kak Nadia sudah selesai menyampaikan penjelasan terkait produk. Kami diizinkan untuk mencoba di boot masing-masing, sementara saya memilih untuk shalat ashar terlebih dahulu. Alhamdulillah ya sudah lebih dahulu mencoba, jadinya enggak kalang kabut dalam mengambil konten ketikan menjajal setiap boot. Setelah mengambil konten, masih ada lagi nih giveaway dengan spin nama peserta yang datang hari ini. Ada yang beruntung mendapatkan e-money yang bisa dibawa pulang. Acara ditutup dengan makan malam bersama yang memberikan sentuhan keakraban satu sama lain. 

Previous
Next Post »

1 comment

  1. Kalau pakai ASUS layar OLED gak bikin sakit mata memang. Bisa pun lupa waktu depan leptop

    ReplyDelete