Gaya Hidup Bersih, Sehat, dan Lestari Bersama Yuri Indonesia

Gaya Hidup Bersih, Sehat, dan Lestari Bersama Yuri Indonesia
Gambar 1. Gaya Hidup Bersih, Sehat, dan Lestari Bersama Yuri Indonesia


Salah satu impian yang paling diimpikan bagi saya adalah bisa hidup bersih dan rapi. Dua itu saja, kalau sudah dipraktekkan dalam hidup. Oh, apakah ini yang dinamakan baiti Jannati? Rumahku serasa surgaku. Bagi saya fondasinya itu dulu. Yah, walaupun dalam praktiknya saya selalu remedial mulu. Nggak apa-apa, besok-besok mah harus dicoba kembali.

Gaya Hidup Bersih dimulai sejak dini

Pekara gaya hidup, memang tidak bisa dibentuk sehari dua hari, tetapi berhari-hari hingga membentuk sebuah karakter dalam diri kalau kita ini tuh tipenya memang pembersih poll. Kalau saya ketemu orang yang rajin, bawaannya pasti kagum mulu dan kalau di rumah ya ikut-ikutan. Sehingga, lingkaran orang-orang yang sangat memperhatikan kebersihan itu rasanya menyenangkan sekali. Apalagi bisa membagikan tips bagaimana bisa bersih setiap waktu.

Apa Saja Dampak Hidup Bersih?

1.       Tenang Hati dan Pikiran

Siapa sih yang enggak suka dengan kebersihan? Kalau kita memandang itu rasanya teduh sekali. Pasti rasanya sangat nyaman sekali ketika kita mendapati lingkungan yang bersih dan rapi. Jangankan bagi orang yang memandang. Saya saja si pelaku yang bersih-bersih rasanya puas hati dan selalu ingin menjaga kebersihan.

2.       Meningkatnya Produktivitas

Rumah berantakan, enggak bisa beres-beres. Terkadang saya perlu keluar untuk menyegarkan diri sebelum menatanya kembali. Biasanya ketika lingkungan bersih, ide-ide segar selalu muncul begitu saja. Apalagi yang suka menulis seperti saya. Ibarat nih kepala udah kusut karena mikir, kalau disuguhi lagi yang berantakan. Apa enggak semakin kusut jadinya isi kepala. Yah, mau enggak mau kit amah harus professional dalam pekerjaan. Namun yang membutuhkan kualitas oke, lingkungan sangat berpengaruh. Itulah mengapa hidup bersih seharusnya menjadi prioritas setiap orang.

3.       Lingkarannya sudah pasti sehat

Temannya hidup bersih sudah pasti sehat. Siapa sih yang enggak mau sehat? Walaupun makan hanya sederhana, tapi dunia terasa nikmat sekali ketika kita sehat. Nikmat sehat ini sungguh tiada duanya. Menurut Riwayat Hadist Bukhari No. 5933, Ibnu Abbas RA dia berkata; Rasulullah Saw. bersabda; “Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.” Kalau keduanya sudah hilang, amat merugi sekali kitanya. Meskipun hidup bersih bukan berarti bebas kuman dan penyakit 100%. Setidaknya kita sudah menghindari penyakit yang datang pada diri kita.

Meskipun sehat bukan hanya diartikan hanya dari kebersihan berlaka, tetapi juga mental. Kebersihan ini layaknya sebuah fondasi yang akan berdampak kepada kesehatan. Sehat jiwa dan raga. Siapa yang tak menginginkannya sih? Setelah ini baru diimbangi dengan asupan dan pola hidup kita.

Selain Kebersihan, Hal Apa Saja yang Menjadi Impian Diary Harumpuspita?

Saya percaya bahwa hidup memang bukan sehari dua hari. Kehidupan yang tidak pasti bagaimana kedepannya membuat saya belajar satu hal dalam hidup, yaitu berkebun. Berkebun adalah langkah kecil dari rumah untuk kita dalam menyeimbangkan alam. Yah, walaupun belajar berkebun ini bukanlah sehari dua hari, tetapi juga dibutuhkan waktu dan pengalaman yang lama.

Kadang suka riweh aja gitu dengan pendapat orang lain. Ngapain juga capek-capek di kebun. Toh di pasar juga ada atau palingan hasilnya juga enggak seberapa. Pikiran-pikiran yang seperti itu acapkali membuat diri malas untuk melangkah ke depan. Padahal ketika kita mengulik lebih luas lagi. Betapa manfaat berkebun sangat berdampak bagi kehidupan. Walaupun begitu, saya tidak terlalu harus menurut pendapat orang lain. Melainkan anjura sabda nabi Muhammad Saw. “Jika terjadi hari kiamat, sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah.” (HR. Bukhari&Ahmad)

Hand Soap Yuri Menemani Setiap Kegiatan

Sejak masa Covid 19, sejak itu pula masyarakat digalakkan dengan sabun pencuci tangan khusus. Sabun pencuci tangan tersebut tentulah memiliki tekstur yang lembut sehingga nyaman di kulit. Sabun pencuci tangan tersebut dijual dengan tempatnya. Hand Soap dari Yuri Indonesia menjadi solusi nih. Tidak hanya sepaketan degan tempatnya, tetapi juga menyediakan refill atau yang disebut sebagai isi ulang.

Hand Soap dari Yuri Indonesia dibuat dengan bahan alami tanpa paraben. Sehingga kita tidak perlu khawatir dengan kulit kita akan menyebab iritasi di kemudian hari.

Hand Soap dari Yuri Indonesia tersedia wewangian berupa apel, jeruk, anggur, lemon, dan stroberi. Adanya pencuci tangan ini membuat saya enggak perlu khawatir terhadap diri mau sebagaimanapun eksperimenya di kebun.

Manfaat Berkebun

1.       Sebagai sarana healing

Bagi penikmat berkebun. Berkebun merupakan sebuah cara bagaimana diri bisa bertumbuh. Bagaimana ia bisa melihat tumbuh kembang dari tanaman yang telah dirawat. Berkebun bukan hanya soal menanam benih kemudian panen, tapi juga bagaimana kita memupuk kesabaran dalam merawat. Meskipun tanpa perawatan kita juga tetap bisa memanen. Namun akan berbeda hasilnya jika kita memperlakukannya dengan memperhatikan nutrisi yang penuh untuk tanaman.

2.       Memperindah eksterior rumah

Berkebun adalah sebuah seni dalam memperindah pekarangan. Berkebun di era modern saat ini bukan hanya bertempat di tanah belaka. Melainkan di beberapa bagian tempat yang bahkan tak terpikirkan. Misalnya di dinding rumah dengan menggunakan pot gantung. Sehingga tampak kebun menjadi lebih hidup. Semua tergantung dengan bagaimana kita bisa berkreasi. Apalagi berkebun juga tidak harus menggunakan tanah, bisa juga dengan media lain seperti hidroponik.

3.       Turut Melestarikan Alam

Saat kita berkebun. Tanaman akan menghasilkan oksigen yang lebih banyak. Sehingga udara menjadi lebih segar. Itu berarti kita juga menjaga suhu Bumi supaya tetap terjaga. Selain segar, ternyata tumbuhan juga bertasbih. Seperti yang disampaikan dalam surah Al-Isra ayat 44, “Langit yang tujuh, Bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melaikan bertasbih dengan memuji-Nya. ….” Sehingga kegiatan berkebun ini terasa sebagai ibadah.

4.       Makanan sehat dari sumbernya

Saat kita berkebun, saat itulah kita mengetahui apa saja perlakuan pada tanaman kita. Biasanya untuk berkebun kecil-kecilan menggunakan pupuk alami dari sisa makanan ataupun olahan sampah rumah tangga. Sehingga sayuran menjadi lebih segar dan sehat untuk dikonsumsi.

Latest
Previous
Next Post »