Showing posts with label film horor. Show all posts
Showing posts with label film horor. Show all posts

Review Film Sihir Tanah Kubur

Review Film Sihir Tanah Kubur

Siapa di sini yang sudah nonton Sihir Tanah Kubur?

Cerita horor ini tuh ya dari traillernya bisa dia buat orang tertarik pada nonton. Apalagi pas ada narasi kenapa harus di pasar? Beginilah jadinya kalau lama-lama di pasar. 

Kalau orang yang nggak tahu. Mereka pasti bakalan enggeh, enggeh saja dan ujung-ujungnya malah tersesat. Namun memang bukan saya bermaksud untuk menyudutkan film ini. Cuma kok kesel aja, siapa sih penulis skenarionya?

Sinopsis Sihir Tanah Kubur

Kisah ini dimulai dari adegan sebuah pertunjukkan yang tiba-tiba saja terjadi pembunuhan. Seseorang dirasuki dan membunuh yang lain. 

Ternyata di desa itu memang terjadi pembunuhan ketika satu orang dirasuki dan membunuh yang lain. Singkat cerita scene misteri saat kematian sang Nenek dan sempat disaksikan oleh cucu terdengarlah pula sebuah mantra. Scene itu sejujurnya memang membuat petunjuk untuk membuka rahasia apa sih yang terjadi?

Pada desa itu ada seorang kiayi bernama Yusuf, beliau sendirian memasrahkan diri pada Ilahi. Nyatanya ia punya saudara yang memfitnah dirinya sehingga dibuat narasi bahwa ia merupakan pelakunya. Hingga ia pun terbunuh pada sebuah ritual Kebo Ireng. Seolah sang Kebo Ireng memang menginginkan tumbal.

Usut punya usut, ternyata kejadian ini tuh ada hubungannya dengan makam sang nenek yang dikosongkan. Itulah yang disebut sebagai makam wurung. 

Pada akhirnya sang cucu yang akan mengakhiri kejahatan yang dilakukan oleh pamannya dengan cara mengikuti pamannya. 

Kesan  Setelah Menonton di Hari Petama di Bioskop Cinepolis

Saya cuma ingin bilang, film apa-apaan ini. Kok kesannya nggak mengena selain euforia psikopat dalam membunuh. Kesal aja gitu, ntah kenapa ini berasa dipaksakan endingnya atau memang skenarionya yang gimana. Nah, yang bikin sebalnya tuh toko utama (ustadz Yusuf) bisa-bisanya meninggoy dan yang lebih nggak ngeh lagi kalau akidah dari cucunya wajah bak malaikat nyatanya nggak kuat. 

Ibaratnya nih film ngajarin kalau kejahatan ya balas dengan kejahatan serupa. Pamannya sudah tersesat. Eh, malah mengakhiri pada jalan yang sesat juga. Seolah-olah kekuatan yang Maha Kuasa itu nggak ada gunanya.  Yo wes dah suka-suka sutradaranya aja. Meskipun cerita ini berdasarkan tema lokalitas di mana warga Banyuwangi melakukan ritual Kebo Ireng untuk menolak bala, tapi memang ada beberapa hal yang membuat saya sepertinya familiar. 

Termasuk pada saat proses santet itu tadi. Mulai dari foto wajah yang terlihat berwarna merah bagi siapa dikenakan target hingga sosok iblis yang diutus untuk mendatangi target. 

Hanya saja, hal yang tidak saya setujui adalah ketika di trailer atau promosi mengatakan bahwa di pasar tuh penampakan mereka yang menjual daging begitu. 

Pengalaman Supranatural yang Pernah Dialami

Memang baginda nabi Muhammad Saw pernah mengatakan bahwasannya tempat yang dihindari adalah pasar. Kalau bisa di pasar itu jangan berlama-lamalah pokoknya. 

Ini pun sebenarnya merupakan pesan dari para sahabat dari baginda, namanya Salman A-Farisi mengatakan “Jika mampu, janganlah jadi orang pertama yang masuk ke pasar dan yang terakhir keluar darinya. Sesungguhnya pasar adalah medan pertempuran setan dan di sanalah ia menancapkan benderanya.” (HR. Muslim)

Saya pun pernah memang menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana pertempuran setan itu benar adanya. Waktu itu pernah di pasar malam ditunjukkan bahwa di suatu tempat jualan dikerubungi lalat banyak dan di mata saya malahan terlihat kotor banget. Ada pula di sebuah tenda jualan itu dinampakkan ada asap yang membumbung sementara di sana tidak ada proses masak di sana. 

Pernah juga di suatu pagi saya lihat sebuah tempat jualan sayur nih. Sayurannya malahan sepertinya enggak segar seperti udah dua harian gitu dipetik. Eh, malah yang beli ramai berdatangan.

Saya pun enggak tahu juga bisa ramai, positifnya mana tahu di situ lebih murah dibandingkan tempat lain. Walaupun ndak sempat tanya, tapi ya berprasangka baik aja. Hanya Allah Swt yang tahu. 

Pesan Buat Penulis Naskah Horor

Sehoror apapun kisah, bukankah selalu ada makna dan pelajaran yang bisa kita ambil? Meskipun penulis horor sering mendapatkan kritik mudarat, setidaknya ada hal kebaikan yang bisa kita ambil darinya. Apalagi film bioskop. Orang mah sudah bayar mahal akan itu, masa iya cuma visualisasi tanpa makna yang membekas. 

Semangat penulis horor Indonesia. 

Identitas Film

Judul : Sihir Tanah Kubur
Sutradara : JeroPoint
Penulis : JeroPoint
Produser : Raam Punjabi
Production : MVP Pictures
Durasi : 1 Jam 26 Menit
Tanggal Rilis : 23 Juli 2026 

Pemeran : 
1. Ariyo Wahab sebagai Ustadz Yusuf
2. Revaldo sebagai Ustadz Ashar
3. Kiesha Alvaro sebagai Gema
4. Shareefa Daanish sebagai Rengganis 


Review Film Horor Dramatis, Lastri: Arwah Kembang Desa

 Lastri, Arwah Kembang Desa

Sejujurnya saya nggak terlalu suka yang namanya nonton film horor dan lebih suka film romantis. Sejak hidup rasanya lebih horor dan kemarin sempat nonton Cerita Lila yang bergenre horor. Kemudian di cerita ini juga diajakin nonton. Semakin lama di dunia horor saya semakin suka. 

Bukan maksud yang gimana ya, tapi lebih kepada eh ternyata kisah horor itu memang bukan sembarang kisah horor untuk membuat penonton takut. Namun lebih kepada bagaimana kisah horor ini bisa memberikan hikmah dan pelajaran kepada penontonnya. 

Desklimer: Spill ending untuk mengulik hikmah

Sinopsis

Cerita ini dimulai dengan adegan, siapapun yang bertemu dengan arwah sang wanita di malam hari akan berakhir tidur di atas kuburan. Kenapa itu terjadi? POVnya akan dispill pada scene terakhir.

Pada zaman dulu, ada seorang wanita yang sangat setia kepada suamianya. Sayangnya ia tidak memiliki anak, sehingga menjadi bahan gunjingan para warga, di mana kata-kata mereka itu sebenarnya seperti aib. Bila seorang wanita yang mandul, maka berhubungan dengan siapa pun tidak akan meninggalkan jejak dong. 

Fitnah silih berganti datang, ditambah lagi suaminya setiap malam selalu mabuk-mabukkan di sebuah kedai yang ternyata disukai oleh sang pemilik kedai. Siasat itu dilayangkan, ia sengaja menjebak pria itu supaya menidurinya dan mengatakan bahwa ia sedang hamil anaknya. 

Pada scene lain ada seorang wanita tengah diteror oleh sosok hantu di rumahnya dan penasaran kenapa foto keluarga ayahnya dengan isteri pertama jatuh. Awalnya sang suami tidak percaya akan hal itu, menganggap bahwa cerita hantu hanyalah akal-akalan belaka. Ternyata, anaknya itu sedang melakukan syuting di rumah kosong milih kakeknya dulu. 

Para lelaki di sana sangat mengagumi sosok Lastri yang cantik dan selalu melakukan kewajiban memasak makanan. Ibaratnya bila Lastri disakiti berkali-kali, ia akan tetap setia sampai kapan pun katanya pada malam itu pada suaminya. Banyak lelaki yang berebut, bila Lastri sendirian akan diambil oleh mereka. 

Malam itu Lastri sempat bercerita pada teman lelakinya yang baik, bertamu pun di depan rumah dan menasihati Lastri, "apakah akan tetap bertahan dengan kehidupan yang seperti ini." Sekali lagi, jawabannya akan tetap sama untuk setia pada suaminya. 

Malam itu juga suaminya datang dan memergoki Lastri.  Hingga membernarkan, berarti benar rumor tetangga itu bahwa Lastri selama ini juga main di belakang. Mereka pun bertengkar hebat dan jawaban Lastri tetap sama akan menunggu suaminya kembali padanya. 

Beberapa hari kemudian hari itu terjadi, ada seorang lelaki yang mengikutinya hingga sampai di ujung jurang, menculik Lastri dan membawanya ke rumah Lastri. Malamnya, tiga orang yang memakai sarung dalam adegan seolah Lastri tengah diperk*sa. 

Lastri, tidak dapat berkata apa-apa. Ia merasa terhina, ditambah lagi suaminya datang dan melihat keributan di dalam rumah yang disaksikan para warga. Pada saat itu juga, Lastri pun ditalak. Kejam, itu yang rasakan Lastri. Hingga ia bunuh diri. 

Itulah mengapa arwahnya selalu gentayangan mengganggu para warga setiap malam dan berulang-ulang. 

Tepat 30 tahun kemudian, Lastri membalaskan dendamnya kepada orang yang menyakitinya. Termasuk sang sundal yang merebut suaminya melalui keluarga anaknya yang sama-sama diteror. Penasaran dengan bagaimana bisa suaminya itu terpikat, bisa nonton filmnya secara keseluruhan ya. Namun yang pasti endingnya adalah suaminya Lastri mau menziarahi kuburan Lastri dan ternyata Lastri dinyatakan tidak mandul. 

Film Ini dipandangan Penonton

Jalan cerita ini sebenarnya gampang diingat, hanya saja pergantian POV untuk sebagai penonton merasa bahwa cerita ini membingungkan, ini sebenarnya apa ya dan enggak mengerti. Overall menurut saya untuk orang yang ingin ritme hidup slow, film ini rekomendasi untuk ditonton. 

Nasib Malang Wanita Setia

Nggak ada yang mau menjadi wanita malang sebenarnya. Namun itulah yang memang dirasakan banyak wanita, bukan hanya Lastri tentunya. Korban perempuan setia yang berusaha untuk menjaga kehormatan. Namun yang bisa digaris bawahi adalah bagaimana gunjingan tetangga rasanya membuat saya sang penonton berasa innalillah. Ibarat kata, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan yang membuat sakit psikologis tanpa disadari. 

Hikmah Film Lastri

Poin pentingnya adalah satu. Kesendirian, dalam kesendirian Lastri memilih bunuh diri. Alih-alih survive menjadi wanita yang lebih baik lagi. Sekali lagi, bila dalam masalah yang berat. Please jangan sendirian. Kita tidak pernah tahu setan mana yang akan mempengaruhi diri untuk bunuh diri. 

Jadi tuh ya, film ini mengajarkan bahwa kalau mau bunuh pikir-pikir lagi deh. Selama di dunia saja sudah sangat menderita. Eh, malah berakhir akan selalu gentayangan di dunia karena arwahnya tidak diterima di akhirat. 

Point kedua adalah jangan pernah menghakimi perempuan mandul. Faktanya, laki-laki ada juga yang mandul. Apalagi sampai menyebarkan fitnah bahwa sang isteri mandul. Sementara ia menjaga kesehatan dengan memasak masakan yang bergizi. Lantas suaminya yang mabuk-mabukkan. Faktanya orang yang minum alkohol itu mempengaruhi kualitas sperma dengan merusak bentuk, menurunkan jumlah, hingga menghambat pergerakan sperma.