Review Film Horor Dramatis, Lastri: Arwah Kembang Desa

 Lastri, Arwah Kembang Desa

Sejujurnya saya nggak terlalu suka yang namanya nonton film horor dan lebih suka film romantis. Sejak hidup rasanya lebih horor dan kemarin sempat nonton Cerita Lila yang bergenre horor. Kemudian di cerita ini juga diajakin nonton. Semakin lama di dunia horor saya semakin suka. 

Bukan maksud yang gimana ya, tapi lebih kepada eh ternyata kisah horor itu memang bukan sembarang kisah horor untuk membuat penonton takut. Namun lebih kepada bagaimana kisah horor ini bisa memberikan hikmah dan pelajaran kepada penontonnya. 

Desklimer: Spill ending untuk mengulik hikmah

Sinopsis

Cerita ini dimulai dengan adegan, siapapun yang bertemu dengan arwah sang wanita di malam hari akan berakhir tidur di atas kuburan. Kenapa itu terjadi? POVnya akan dispill pada scene terakhir.

Pada zaman dulu, ada seorang wanita yang sangat setia kepada suamianya. Sayangnya ia tidak memiliki anak, sehingga menjadi bahan gunjingan para warga, di mana kata-kata mereka itu sebenarnya seperti aib. Bila seorang wanita yang mandul, maka berhubungan dengan siapa pun tidak akan meninggalkan jejak dong. 

Fitnah silih berganti datang, ditambah lagi suaminya setiap malam selalu mabuk-mabukkan di sebuah kedai yang ternyata disukai oleh sang pemilik kedai. Siasat itu dilayangkan, ia sengaja menjebak pria itu supaya menidurinya dan mengatakan bahwa ia sedang hamil anaknya. 

Pada scene lain ada seorang wanita tengah diteror oleh sosok hantu di rumahnya dan penasaran kenapa foto keluarga ayahnya dengan isteri pertama jatuh. Awalnya sang suami tidak percaya akan hal itu, menganggap bahwa cerita hantu hanyalah akal-akalan belaka. Ternyata, anaknya itu sedang melakukan syuting di rumah kosong milih kakeknya dulu. 

Para lelaki di sana sangat mengagumi sosok Lastri yang cantik dan selalu melakukan kewajiban memasak makanan. Ibaratnya bila Lastri disakiti berkali-kali, ia akan tetap setia sampai kapan pun katanya pada malam itu pada suaminya. Banyak lelaki yang berebut, bila Lastri sendirian akan diambil oleh mereka. 

Malam itu Lastri sempat bercerita pada teman lelakinya yang baik, bertamu pun di depan rumah dan menasihati Lastri, "apakah akan tetap bertahan dengan kehidupan yang seperti ini." Sekali lagi, jawabannya akan tetap sama untuk setia pada suaminya. 

Malam itu juga suaminya datang dan memergoki Lastri.  Hingga membernarkan, berarti benar rumor tetangga itu bahwa Lastri selama ini juga main di belakang. Mereka pun bertengkar hebat dan jawaban Lastri tetap sama akan menunggu suaminya kembali padanya. 

Beberapa hari kemudian hari itu terjadi, ada seorang lelaki yang mengikutinya hingga sampai di ujung jurang, menculik Lastri dan membawanya ke rumah Lastri. Malamnya, tiga orang yang memakai sarung dalam adegan seolah Lastri tengah diperk*sa. 

Lastri, tidak dapat berkata apa-apa. Ia merasa terhina, ditambah lagi suaminya datang dan melihat keributan di dalam rumah yang disaksikan para warga. Pada saat itu juga, Lastri pun ditalak. Kejam, itu yang rasakan Lastri. Hingga ia bunuh diri. 

Itulah mengapa arwahnya selalu gentayangan mengganggu para warga setiap malam dan berulang-ulang. 

Tepat 30 tahun kemudian, Lastri membalaskan dendamnya kepada orang yang menyakitinya. Termasuk sang sundal yang merebut suaminya melalui keluarga anaknya yang sama-sama diteror. Penasaran dengan bagaimana bisa suaminya itu terpikat, bisa nonton filmnya secara keseluruhan ya. Namun yang pasti endingnya adalah suaminya Lastri mau menziarahi kuburan Lastri dan ternyata Lastri dinyatakan tidak mandul. 

Film Ini dipandangan Penonton

Jalan cerita ini sebenarnya gampang diingat, hanya saja pergantian POV untuk sebagai penonton merasa bahwa cerita ini membingungkan, ini sebenarnya apa ya dan enggak mengerti. Overall menurut saya untuk orang yang ingin ritme hidup slow, film ini rekomendasi untuk ditonton. 

Nasib Malang Wanita Setia

Nggak ada yang mau menjadi wanita malang sebenarnya. Namun itulah yang memang dirasakan banyak wanita, bukan hanya Lastri tentunya. Korban perempuan setia yang berusaha untuk menjaga kehormatan. Namun yang bisa digaris bawahi adalah bagaimana gunjingan tetangga rasanya membuat saya sang penonton berasa innalillah. Ibarat kata, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan yang membuat sakit psikologis tanpa disadari. 

Hikmah Film Lastri

Poin pentingnya adalah satu. Kesendirian, dalam kesendirian Lastri memilih bunuh diri. Alih-alih survive menjadi wanita yang lebih baik lagi. Sekali lagi, bila dalam masalah yang berat. Please jangan sendirian. Kita tidak pernah tahu setan mana yang akan mempengaruhi diri untuk bunuh diri. 

Jadi tuh ya, film ini mengajarkan bahwa kalau mau bunuh pikir-pikir lagi deh. Selama di dunia saja sudah sangat menderita. Eh, malah berakhir akan selalu gentayangan di dunia karena arwahnya tidak diterima di akhirat. 

Point kedua adalah jangan pernah menghakimi perempuan mandul. Faktanya, laki-laki ada juga yang mandul. Apalagi sampai menyebarkan fitnah bahwa sang isteri mandul. Sementara ia menjaga kesehatan dengan memasak masakan yang bergizi. Lantas suaminya yang mabuk-mabukkan. Faktanya orang yang minum alkohol itu mempengaruhi kualitas sperma dengan merusak bentuk, menurunkan jumlah, hingga menghambat pergerakan sperma.


Foufo: Kisah Fantasi Ilmiah Keluarga yang Mengajarkan Keikhlasan

Foufo

Siapa di sini yang sudah nonton flm Foufo? Yap, tak menyangka bahwasannya kisah ini bakalan membakas di hati saya. Kisah yang penuh sarat makna dari awal sampai akhir. 

Rasanya ingin menontonnya berulang kali, tapi memang sayang demi sayang bila kebanjiran informasi membuat saya tuh kayak overload menyerap makna yang didapat. 

Pertama Kali Lihat Cover Foufo

Kisah anak-anak ini pastinya dong. Mungkin karena saya itu sudah dewasa kali makanya lihat gambar Foufo di poster kayak enggak menarik aja gitu, tapi setelah lihat di awal ada si Bayu Skak yang merupakan Sutradara Sekawan Limo. Rasa-rasanya kok sayang ya nggak nonton ya. Padahal kondisi di awal saat itu masih demam dari pagi hingga sorelah ya.

Eh, sorenya sudah reda dan ternyata masih ada tawaran untuk untuk nobar malam. Setelah melalui keputusan yang singkat akhirnya saya memutuskan untuk membeli dua tiket nobar, berharap nanti malam ada temannya. Eh, nggak tahunya saya malah bawa orang bunian dong alias orangnya nggak ada. Sayang banget memang nggak ada teman nonton saya, tapi apa boleh buat adik saya yang suka nonton tuh sedang kerja waktu itu. 

Pengenalan Film Foufo   

Film ini merupakan film yang sangat unik karena mengandung unsur lokalitas Madura dan Jawa. Kalau mengingat kata Madura selain sate Madura saya teringat teman saya yang dari Madura dan kebetulan juga ada blogger Madura juga. Beliau juga sangat suka menuliskan perjalanan hidupnya melalui kategori Lifestyle Blogger Madura. Mana tahu kan ingin bekerjasama dengan beliau, bisa banget nih.

 Walaupun menyoroti sedikit mirip modelan film Jadu dari India, ternyata idenya beda dan segar banget. Ada hal yang harus diuraikan dan sayang saja gitu kalau dilewatkan begitu saja. Kapan lagi coba bisa menikmati film dengan naskah bagus dan ramah untuk segala usia. Walaupun nih ya, saya menulis seperti ini sekalipun bahkan lebih asyik lagi jika ditonton secara langsung di bioskop.           

Secara garis besarnya, film ini tuh sebenarnya sedang mengajarkan arti keikhlasan dan juga bagaimana mengupas tentang keuangan keluarga pada orang miskin. Meskipun bisa lebih dari itu dan dari sisi lain juga banyak yang bisa diambil ibrah atau pelajarannya. Baca aja artikel ini sampai akhir ya. 

Sinopsis

Adegan dimulai saat agen BRI datang ke sebuah rumah yang mempunyai bengkel. Walaupun hanya agen BRI yang bakalan memberikan pinjaman kepada orang yang ingin mengajukan pinjaman. Adegan ini begitu kocak yang diperankan oleh Bayu Skak dan temannya yang bertubuh berisi.

Pada saat yang sama di warga setempat sedang mengadakan acara dan di sana kebetulan ramai juga untuk mengumumkan siapa yang bakalan naik Haji satu kampung. Tinggallah ibunya Muslim yang belum bisa naik Haji dikarenakan belum melunasi biaya haji. 

Muslim pun akhirnya mengajukan pinjaman pada bank BRI atas dalih untuk memajukan usahanya sebagai usaha tukang besi. Pada saat momen-momen itulah yang menjadi momen lucu di mana Muslim harus memperkenalkan orang-orang yang berada di rumah. Mulai dari ibu, suadara, saudarinya, hingga ipar hingga keponakannya. 

Dialog yang menarik yang saya hapal adalah, "ini rumah apa rest area?' ucap Benectus Siregar yang diperankan oleh Cokro Sutejo.           

Nah, di sinilah letak menariknya. Sang tokoh utama, Muslim tidak langsung mendapatkan ACC untuk peminjaman uang yang rencananya untuk pelunasan haji. Tambah lagi pada suatu malam keluarganya juga mengeluh, tentang utang yang harus dibayar, adiknya yang belum pernah USG, obat iparnya yang sudah habis, serta keponakannya yang merengek ada sesuatu yang harus dibayar. 

Muslim bingung harus apa. Kemudian Kacong yan masih menjadi bagian keluarganya menyarankan untuk menggunakan sarung di malam hari bersama dengan Ipul. Maka mereka bertiga malam itulah diajak Kacong. 

Malam itu Muslim diajak oleh saudara lainnya menggunakan sarung untuk mencuri rel besi kereta api. Muslim yang mengetahui protes tidak setuju dan mereka pun bertengkar di sana. Tak lama kemudian datanglah 2 orang yang berjalan kaki melewati rel kereta api. Sempat terhenti, setelah itu dilanjutkan lagi. Saat Muslim meneriakkan kata ,'azab!' saat itu pula pesawat Ufo jatuh ke Bumi dekat dengan mereka berada. 

Ipul yang merupakan seorang guru lantas menelpon polisi yang tengah tertidur bahwa mereka sedang dihadang alien. Kacong yang mengetahui segera mengganti pernyataan layaknya seorang penipu supaya panggilan diputus. Momen-momen ini termasuk jenaka, ketika yang menjawab telepon merupakan tawanan di dalam penjara. 

Malam itu pula mereka mendekatinya dan membawa pulang Ufo tersebut. Polisi yang ditelpon pun datang ke bengkel Muslim pagi itu juga. Muslim membuat suara dengan kepala Kacong yang diantukkan supaya terdengar seperti orang yang sedang melakukan menempa besi. 

Eh, baru saja sang polisi pergi datanglah sang penagih yang menginginkan untuk membayarkan keris supaya utang terlunasi. Pada saat momen itu pula sang penagih yang suaranya mirip dubbing Sopengebob menemukan sang alien, saat alien terbangun sang alien menembakkan sesuatu kepada sang penagih hingga membuatnya pingsan.

Saudara Muslim pada lari, kecuali Muslim. Ia mendekati sang alien dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. 

"Aku mengambil suaranya supaya berkomunikasi dengan kalian," ucap sang alien. 

Mereka pun menamakan sang alien dengan sebutan Foufo. Foufo hanya ingin pulang ke rumah dengan menemukan kuncinya kembali. Nah, di sinilah Muslim berjanji akan membantu Foufo untuk menemukan kunci. 

Keesokan harinya, Muslim mencari bahan yang diperlukan oleh Foufo. Betapa terkejudnya bahwa Foufo memilliki kemampuan untuk menghilangkan diri. Foufo dan Muslim pun mencari bahan yang dibutuhkan bersama-sama. Sayangnya mereka masih tidak menemukannya. Begitupula Saipul yang datang tiba-tiba mendekati mereka. Juga ikutan mencari dan Foufo menjelaskan bahwa ia butuh unsur Rhodium bukan Yodium alias garam. Menurut Saipul sendiri bahwa Rhodium ini harganya bisa 4 kali lebih mahal daripada emas. 

Malamnya Muslim memberikan sate kepada Foufo sebelum memberikan sate lainnya kepada keluarganya yang tengah menunggu. Ternyata Foufo sangat suka dengan sate. 

Muslim sudah membeli sate sesuai dengan jumlah orang yang berada di dalam rumah. Hanya ibunya, Saiqonah yang sedang tidak ingin sate. Satenya sisa satu dan Foufo yang merasa senang dengan sate segera mengambilnya. Tak segan-segan ia menunjukkan diri di hadapan seluruh keluarga Muslim. 

Kehebohan terjadi hingga Foufo menunjukkan diri bahwa ia merupakan alien yang baik dengan membuat penglihatan Ibu Muslim kembali terang dan jelas. Saat itu pula keponakan Muslim pun menginginkan bahwa Muslim harus berjanji untuk membantu Foufo pulang. 

Sementara pada saat yang bersamaan Muslim pun harus melunasi biaya haji ibunya. Tekanan silih berganti yang membuat Muslim mengambil keputusan untuk meminjam uang kepada bank. Bersama dengan iparnya laki-laki yang sedang sakit TBC pun harus bank juga supaya membujuk Cokro untuk meng-acc pinjaman. Momen ini pun juga menuai adegan jenaka pada saat prosesnya, di mana Cokro yang sebagai pegawai bank tidak mudah percaya dan malah menganggap saudara Muslim sedang akting sakit. Usaha mereka untuk melunasi biaya haji pun gagal. Muslim pulang tanpa membawa apa-apa dan segera mejemput keponakannya yang bersekolah. 

Tak berhenti pada adegan menarik lainnya. Scene berpindah pada sang keponakan Muslim (Mustofa) yang berada di sekolah dengan percakapan teman-temannya berbahasa Jawa sementara ia tetap menggunakan bahasa Madura ataupun bahasa Indonesia. Temannya yang cantik, kelihatan seperti orang yang berada ingin bertanya rumahnya. Namun ia pun memberikan banyak alasan supaya tidak perlu datang ke rumahnya, semisal besoknya kebakaran gitu. Adegan pembullyan dengan kata-kata pun terjadi dari teman-teman yang lain baru datang. Hingga membuat Mustofa buru-buru pergi setelah dijemput oleh pamannya. 

Sehabis pulang sekolah, Mustofa disuruh Muslim untuk membantunya mencari barang rongsokan. Bertemu toke pengepul juga dengan menceritakan sebuah kisah bahwa anaknya itu belajar yang baik dan sudah berkuliah di Australia. Setelah mengetahui kemampuan Mustofa yang amat jeli dalam menghitung angka. 

Saat pulang, Muslim masih menyuruh Mustofa untuk membantunya. Namun Mustofa menolak sebab ia ingin belajar untuk mempersiapkan olimpiade di sekolahnya. Ia kesal dan membanting pintu, pada saat yang bersamaan Foufo ada di sana juga dan bingung dengan apa yang terjadi. 

Malamnya, Mustofa ingin belajar dan lampu pun mati. Foufo sedang tidak bisa tidur. Ia pun menemui Mustofa dan mengajaknya berpetualang ke alam semesta. Momen ini merupakan momen yang seru, di mana kita akan ditampilkan visual galaxy. Hingga pada akhirnya, Mustofa tidak jadi ingin pergi dari rumahnya, karena situasi di keluarganya. Ia menyadari bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga. 

"Pada saat sendirian, aku tidak bisa apa-apa. Namun pada saat bersama yang lain, aku mengetahui bahwa diriku ini bisa berguna," ucap Foufo. 

Momen-momen hangat inilah yang menarik untuk ditelusuri dan masih banyak lagi tentang pengajaran lainnya tentang kehidupan dari Muslim kepada Foufo tentang agamanya hingga Foufo bertanya layaknya anak kecil yang menyebalkan.  

Momen Menuju Pelunasan Haji

Coba tebak? Apakah Muslim berhasil melunasi biaya Haji ibunya?

Pada saat berita itu datang, Muslim pun ditelpon oleh Cokro dalam kondisi sakit-sakitan. Muslim hanya meminjam 15 juta saja di mana ia sudah punya tabungan sebanyak 15 juta di rumah. Bahagia tak terkira ia pun segera mengabarkan ibunya.  

Namun ternyata adiknya yang punya suami sakit-sakitan itu sedang ditagih debt collector dan tagihan lainnya. Hingga memaksanya untuk mengambil uang di rak pakaian yang terbungkus dengan plastik hitam. (Jangan ditiru dek ya)

Ia pun juga tahu bahwa ibunya akan bisa naik haji. Lantas segera syukuran dengan membeli bebek carok dan dibagikan kepada tetangganya. Ia berpakain dengan pakaian baru layaknya orang kaya. Malamnya ia juga membagikan bebek carok kepada seluruh anggota keluarga untuk dimakan bersama. 

Permainan scene tenang yang tidak langsung menspill episode akhir pun dimainkan. Saya sangat suka bahwa film ini dibuat pergantian POV yang membuat saya bahkan tidak ingin melewatkan menonton adegan. Ketika Mustofa melawan teman-temannya yang membully. Meskipun ia bukanlah orang berada, setidaknya sekolah bangga padanya telah menjadi orang yang mewakili sekolah di dalam olimpiade. Hingga akhirnya ia pun membawanya ke rumah dan memperkenalkannya kepada keluarganya.

Saat di rumah, keluarganya lantas mengenali teman Mustofa yang jago olimpiade itu. Ibarat lelaki yang menyukai dalam diam, Mustofa selalu membersihkan foto kemenangan mereka berdua dan dipajang di dinding rumah dan itu disaksikan oleh ibunya sendiri. 

Pada saat yang bersamaan Muslim ingin melunasi biaya haji ibunya dan saat dilihat kepalan uang betapa terkejudnya ia mengetahui bahwa uangnya telah berkurang banyak. Patah hatinya, mengamuk di dalam rumah. Mentang-mentang Saipul, istrinya sedang hamil besar. Ia yang pertama kali dituduh. Pada akhirnya, adiknya yang perempuan itu pun mengaku bahwa ia yang telah mengambil uang Muslim dikarenakan ia sendiri tidak tahu itu bakalan untuk ibunya.

Sang ibu pun memutuskan nggak apa-apa bila seandainya ia pun tak jadi ikutan berhaji karena haji itu hanya untuk orang yang mampu saja. Momen-momen inilah yang paling sedih, bagaimana kita memang harus mengikhlaskan, di mana keinginan itu dipanjatkan setiap malam, dan diusahaka. Ingin tahu bagaimana kisah akhirnya, jangan lupa nonton filmnya di bioskop kesayangan anda ya bila masih ditayangkan.   

Namun yang pasti ending cerita ini sangat memuaskan sekali. 

Hal yang Menarik untuk diulik

Pada cerita ini tuh sebenarnya mengangkat tema tentang kenapa ya ada keluarga miskin emang salahnya di mana? Apakah keluarga miskin itu dikarenakan mereka malas. Faktanya keluarga miskin itu bukan karena mereka malas, tapi karena profesi yang dijalankannya. Mereka lebih mementingkan isi perut dibandingkan bagaimana untuk belajar dan memajukan kehidupan. Begitulah, Muslim yang memiliki sifat pemberi, pemaaf, sering menolong keluarga, sampai lupa untuk mengurusi dirinya sendiri. Sikap dirinya sebagai anak sulung memang ada benarnya, bagaimana ia bisa memberi makan untuk keluarganya. Namun ya nggak semua tanggiung jawab akan dirinya, mentang-mentang ia yang dititipkan warisan keluarga berupa rumah dan bengkel rongsokan.   

Mari spill pekerjaan masing-masing. Ipul bekerja sebagai seorang guru dan isterinya menjaga warungnya habib Ja'far. Adiknya Muslim yang suka self reward berdagang Jus. Jadi, kalau dipikir-pikir ya bukan karena mereka malas, tapi tidak tahu bagaimana caranya mengelolah keuangan sehingga menjadi keluarga yang serba kekurangan.

Begitupun Saiful yang bekerja sebagai guru honorer. Siap menjadi guru, walaupuns secara status dihormati, tetapi secara finansial gajinya bahkan tak mampu mencukupi kebutuhan. 

Nah, ini yang sebenarnya patut dicontoh dari Muslim, orangnya jujur kian, pekerja kera, tapi sayang ia bahkan tidak lulus SMA. Jadi, ibaratnya nih pendidikannya rendah dan ia pun sebagai tulang punggung keluarga hanya membuat dirinya kelelahan dan lupa pada diri sendiri, tapi itulah realita kehidupan. 

Film Foufo ini seakan memberikan gambaran. Beginilah keluarga yang kekurangan itu. Maka pesan yang diambil adalah Nak belajarlah yang baik supaya nanti dapat mengangkat derajat keluarga. Enggak apa-apa hari ini kita lelah belajar, semoga di kemudian hari masa depan yang cerah itu merupakan milik kita. 

Nak, bila punya uang. Jangan pula difoya-foya. Simpan uangnya untuk kebutuhan hidup bukan untuk keinginan belaka atas dasar self reward. Pikirkan masa depan ini nantinya kita akan bagaimana. Daripada untuk kebutuhan sekunder, utamakanlah kebutuhan primer.

Sedikit tentang Rhodium 

Rhodium merupakan logam mulia berwarna putih keperakan yang sangat langka, tahan karat, keras, dan kegunaannya sebagai konverter katalik kendaraan, pelapis perhiasan, serta katalis industri. Logam mulia ini memiliki sifat yang relatif stabil sehingga tidak mudah bereaksi dengan zat lain, tahan korosi, dan tidak berkarat. 

Pada film ini tuh bukan hanya yang diperlukan Rhodium saja, tetapi juga diperlukan bahan besi lainnya juga.

 

Review Cerita Lila: Film Horor Indonesia yang Mengangkat Isu Kesehatan Mental

Review Cerita Horor
Gambar 1. Cerita Lila

Dulu saya sempat berpikir begini. Ngapain nonton cerita horor, wong hidup saya aja jauh lebih horor. Sampai-sampai nih, di adab penulisan cerita pernah belajar waktu itu di tahun 2018. Katanya kita tuh nggak boleh membuat kisah horor dengan tujuan untuk menakut-nakutin orang lain. Apalagi sampai membuat keyakinan orang lain menjadi beda, yang tadinya percaya sama Tuhan, malah menjadi percaya pada hantu. 
Namun ternyata nggak semua kisah horor itu bertujuan untuk menakuti-nakutin orang lain, tapi bagaimana kita bisa mengambil ibrah atau hikmahnya dan bagaimana ke depannya kita mengambil keputusan. Supaya tidak terulang ke lingkaran gelap yang serupa.

Desclimer: mengandung spoiler

Sinopsis Cerita Lila

Frame dimulai sebuah rumah yang ternyata ada seseorang di dalamnya. Rumah itu dijual dan efek jumpscare yang membuat jantung berdegup kencang. Seorang sepasang Youtuber ingin membeli rumah itu, belum apa-apa, saat mereview tempat. Eh, malah diteror dan buru-buru pergi. Rumah itu pun tak jadi laku dan akhirnya berpindah agency. 

Kemudian ada seorang wanita yang sedang berjuang untuk mempertahankan hak asuhnya dengan cara bekerja sebagai agen penjual rumah. Ia pun menitipkan anaknya yang berusia 7 tahun kepada tetangganya yang kebetulan masih di daerah rumah susun. 

Scene berganti ke sebuah tempat perkumpulan. Sarah melihat seorang perempuan yang membungkuk dan ternyata ada seorang nenek di pundaknya. Sarah pun mendekati dan bertanya padanya, hingga terbongkar bahwa selama ini perempuan itu belum bisa mengikhlaskan ibundanya. Sehingga arwah ibunya nggak bisa pergi. 

Kembali ke scene awal. Wanita yang berusaha mempertahankan hak asuh ini, saking seringnya ditolak penjualannya. Ia mendapatkan kesempatan terakhir untuk menjual rumah kosong yang sudah lama tak berpenghuni selama 1 Minggu. Itu karena ia sendiri pun tidak fokus. Pikirannya jelas bercabang ke mana-mana. Hingga membuatnya demam. Sesampai di rumah, ia tidur di sofa dan anaknya berinisiatif untuk membuatkan teh untuk ibunya. 

Air habis dan ia pun menghidupkan kompor yang membuat rumah itu kebakaran. Para tetangga berdatangan dan mengusir wanita itu, meskipun ia sudah membayar uang sewa selama 3 bulan ke depan. "Anggap aja uang sewa itu sebagai ganti dari kerusakan yang kamu buat," ucap salah satu warga. 

Sang anak pun mengaku, kalau yang menjadi dalang di balik ke balik kebakaran itu adalah dirinya. Hingga akhirnya sang ibu pun mengiyakan untuk pergi dari rumah. Ia dan anaknya di siang hari datang ke rumah kosong itu untuk menempatinya sementara. Nah, di situlah peranan hantu datang dan alur maju mundur tentang asal-usul rumah berhantu itu dikupas. 

Hantu Paling Sebel dengan Manusia Seperti ini 


Ada hal yang paling anomali dibandingkan dengan film lainnya, tapi fakta di lapangan memang begitu adanya. Jadi, kalau kalian pikir ini adegan yang membuat orang lain lari ketakutan, tentu tidak ya kecuali untuk beberapa orang. Seperti orang-orang yang ingin membeli rumah. Hingga sang pemilik rumah, seorang lelaki berusia enam puluhan. 

Sewaktu Wanita itu bersih-bersih, sang pemilik rumah pun melihat dari kejauhan rumah tersebut. Tiba-tiba spanduk jatuh dan ia berniat untuk memperbaiki. Ada yang menyapa dan betapa terkejutnya sang hantu yang berwajah jelek itu menujunya. Ia pun lari terbirit-birit seketika. 

Nah, ini letak fakta di lapangan. Seperti yang dikatakan oleh Mbak Ria Puspita mantan dukun dalam podcast ia pernah bercerita, "hantu tuh sebel banget sama orang-orang yang nggak percaya sama hantu. Jadi, susah banget untuk mempengaruhinya." Begitupula wanita itu, banyak pikiran ntah apa-apa tentang masalah perceraian dia dan dianya yang tetap kekeuh untuk tidak meminta uang sepeserpun kepada sang matan untuk dirinya berputar-putar. Sehingga hantu di belakang pun nggak berhasil untuk mempengaruhinya. 

Pada puncak kesedihannya barulah ia gampang sekali dirasuki oleh sang hantu. Namun setelah sadar ia bahkan tidak bisa mengingat apapun. Sejujurnya adegan ini pernah saya saksikan bahkan ortu saya sendiri berubah seolah-olah menjadi orang lain, tapi setelah ditanya mereka nggak merasa ada hantu yang mengganggu sedikit pun. 

Cerita Cerdas Nia, sang anak dengan sang Hantu

Semenjak dititipkan sama orang lain. Nia tumbuh menjadi orang pemberani. Kakak yang mengasuh, mengajarinya ada film hantu nan serem. Itulah mengapa ketika diberikan Hp ia langsung tahu bagaimana caranya bersikap, termasuk anomali yang ia rasakan. 

"Kata Mbak Sarah, di dunia ini ada hantu baik dan jahat? Kamu termasuk yang mana ya?" ucapnya saat dinampakan hantu remaja di dekat sumur. Setelah selesai ia membersihkan kursi roda dan roda itu didorong oleh sang hantu. 
"Masak, aku nyelakaian teman aku sendiri," ucap sang hantu dan sejak saat itu mereka berteman. Pada adegan berikutnya, ia pula yang membantu Nia lari dari kejaran ibu yang sedang kerasukan. 

Awalnya Nia sebelum tahu apa yang terjadi ingin tidur dengan ibunya, tapi setelah tahu ia ingin tidur sendirian. Karena Nia sudah diberi tahu kalau ibunya sedang dipengaruhi oleh hantu jahat. 

Nah, ini yang sebenarnya kenapa orang yang berada di puncak kesedihan dan kelelahan sering kali bunuh diri? Karena setan sering datang di posisi ini. Makanya kesedihan itu bisa dekat dengan yang namanya kejahatan. Bukannya nggak boleh sedih, tapi ini sedih yang bagaimana hingga rasanya frustasi?

Adegan Berulang, Kebanjiran Informasi yang Tak Perlu

Bila biasanya cerita horor membuat kesimpulan sendiri ini alurnya gimana, maka di film ini seorang diberitahukan berulang dari reka kerasukan. Habis membunuh, hantu itu pun bunuh diri. 

Nia yang tahu apa yang sedang dilakukan ibunya segera mengambil Hp untuk merekam bagaimana ibunya mencoba gantung diri dan ia berusaha keras untuk menyadarkan sambil berteriak "Mama! Mama jangan!" 
Hingga akhirnya sang ibu pun sadar, sambil bilang. "Ini aku di mana ya?" Barulah keesokan harinya ia mencari tahu tentang sejarah rumah itu yang ternyata memang pernah terjadi pembunuhan lalu dibiarkan lama kosong. Sudah jelas dong, rumah itu pasti berhantu banget. Bahkan barang-barang vintage masih ada termasuk peralatan jahit di rumah itu, karena yang menempati dulu tukang jahit. 

Mencari Seseorang yang Tak ada

Sang hantu si Lila itu mengajak Nia untuk mencari saudari kembarnya Lili. Ia tak tahu di mana Lili. INi menjadi sebuah top cerita manis sih sebenarnya. Bagaimana Lili dan Lila itu bersaudara. Lili itu semenjak kecil sakit karena nggak ada obat, hingga membuat Lili menjadi lumpuh dan selalu di kursi roda. Nah, pada saat mencari Lili itulah tak sengaja Nia menjatuhkan barang yang membuat ibunya marah karena bakalan ada yang datang untuk beli rumah. 

Saat orangnya datang, itu rumah berantakan banget. Padahal Nia cuma menyenggol sedikit, bukan berserak banget. Itu tandanya rumah itu sengaja dibuat hantu rumah supaya nggak ada yang beli. 

Ending yang Manis 


Siangnya di Nia sudah kasih tahu Sarah melalui Hp tentang Ibunya. Nah, di malam itu ibunya mengamuk dan dirasuki sang hantulah. Kebetulan malam itu sang pemilik rumah melihat dari kejauhan dan menyaksikan langsung si anak sedang diburu oleh si Ibu. Ia pun datang ke rumah itu dan sang ibu langsung mencekik sang pemilik rumah, sambil membilangkan "pengecut!" dari arwah yang merasukinya. Yap, dia adalah kekasihnya dulu yang ditinggal sendirian mengurusi anak kembar dengan profesi sebagai tukang jahit. 

Sarah dan temannya pun datang, Sarah dari depan dan temannya dari belakang untuk mengambil benda tajam berupa gunting benang yang di belakang wanita itu. Nia yang bersembunyi di belakang akhirnya merasa aman ketika lelaki itu datang menolong. 

Nah, di sinilah. Sarah berhasil menaklukan sang hantu dengan cara diikat. Hingga akhirnya, ini yang paling gongnya adalah. Apa yang membuat arwah jahat itu hilang? Maaf. Ketika sang hantunya memafkan, maka arwah jahat itu hilang. 

Ibunya Nia pun juga bisa bekerja seperti biasa kembali. Kayaknya daripada diceritain begini, lebih seru filmnya yang di pertengahan hingga akhir.

Adegan Familiar Tentang Mesin Jahit

Kisah ini sebenarnya menyoroti tentang bagaimana sang ibunya kesal dengan Lila karena Lila memotong baju yang akan diantarkan besok. Mana si Lili sakit butuh obat dan obatnya sakit. Semua masalah numpuk dan dalam kesendirian itu pula ia menjahit tangannya sendiri. FYI, adengan jahit tangan udah pernah saya rasakan. Gimana rasanya jarum jahit masuk ke dalam tangan kanan dan berdarah di tahun 2015 waktu itu. 

Nah, bedanya di cerita ini habis ia jahit tangannya sendiri. Sang ibu pun menggeret Lila ke sumur, menyiraminya pakai air sumur. Lalu membunuhnya dengan bantal. Setelah itu. ia juga membunuh Lili. "Tidur ya Nak, Lila sudah tidur." Kemudian ia pun juga membunuh pakai bantal hingga sang anak kehilangan napas. 

Jadi, pantas saja Lili nggak ada di dunia kan? Kan arwahnya sudah pergi dengan tenang. Tinggallah si Lila dengan Ibunya. Saat Lila sudah memaafkan, Lila bisa pergi dengan tenang. Tinggal sang ibu, yang tetap berada di dunia. Ia tidak bisa pergi ke mana-mana karena meninggalnya dengan cara bunuh diri. jadi, nih ya kalau kita mau bunuh diri coba mikir -mikir sekali lagi deh. Arwahnya bakalan tetap gentanyangan di bumi. Niat ingin mengakhiri rasa sakit, eh berakhir jadi penunggu selamanya sampai kiamat. 

Kisah Sang Hantu Menarik untuk Disoroti

Semua berawal. Saat sang wanita yang menempati rumah itu dihadiahi rumah oleh kekasihnya sang pemiilik rumah. Ia cuma ingin menikah, bukannya rumah karena anak dalam kandungannya sudah 2 bulan. Setelah pemberian rumah itu, sang lelaki nggak datang lagi. 
Pada hamil besar, ia pun mendatangi rumah sang kekasih yang ternyata sudah punya anak dan isteri. 
Ia pun memutuskan untuk membesarkan anak kembarnya sendirian dengan profesinya sebagai penjahit. Namun ini letaknya, sendirian dan tiada tempat bersandar. Pada saat itulah, puncak kesedihan itu datang. 

Kisah Horor yang Menyoalkan Tentang Kesehatan Mental, Awareness Pada diri, dan Posisikan Diri Sebagai Ortu yang Sabar

Kisah ini tuh kayak ngajari. Hei, perempuan cantik jelita. Jangan tergoda sama musang tak bertanggung jawab, walau secinta apapun.  Tetap jaga kehormatan. Tiada unboxing sebelum akad. 

Kalau kamu sedih dan tertekan, jangan sendirian ya. Cari teman yang bisa dipercaya untuk mendengarkan keluh kesah dalam hidupmu. Soalnya di titik terendah kesedihan, setan suka ngajakin bunuh diri. Jadi, mau sebengap apapun habis nangis. Datang aja ke temanmu dan ceritain kesedihan. Walaupun masalahnya nggak hilang, setidaknya hatimu yang tadinya negatif bisa terarah menjadi lebih netral. 

Sama di posisi sebagai orang tua. Cara menyikapi anak-anak itu ya memang harus sabar. Namanya juga anak-anak belum tahu mana yang baik dan benar. Itulah mengapa kita pun harus antisipasi lebih dulu supaya pekerjaan tidak diganggu oleh anak-anak. 
dokumentasi nobar cerita Lila



Informasi Film 

Judul Film: Cerita Lila
Tanggal Rilis: 18 Juni 202
Sutradara: Bobby Prasetyo
Genre: Horor
Produser: Raam Punjabi
Durasi: 1 jam 46 menit
Pemeran: 
1. Sarah Wijayanto sebagai Sarah yang mampu melihat hantu
2. Shareefa Daannish sebagai hantu wanita
3. Wafda Saifan sebagai pemilik rumah
4. Lutesha sebagai ibunya Nia 
5. Aci Resti sebagai kakak asuh Nia
6. Myesha Lin sebagai Nia
7. Firzanah Alyah sebagai Lila





Mengenal Bahaya Rayap di Rumah dan Cara Tepat Melindungi Bangunan dari Kerusakan

Pintu kena rayap
Gambar 1. Pintu kena rayap
Rumah merupakan salah satu aset berharga yang membutuhkan perawatan secara berkala. Selain memperhatikan kebersihan dan kenyamanan, pemilik rumah juga perlu mewaspadai berbagai ancaman yang dapat merusak struktur bangunan. Salah satu ancaman yang sering kali tidak disadari adalah serangan rayap.

Rayap dikenal sebagai serangga kecil yang memiliki kemampuan merusak luar biasa. Kehadirannya sering tidak terlihat pada awal kemunculan karena bekerja secara tersembunyi di dalam kayu, dinding, maupun bagian bangunan lainnya. Ketika tanda-tanda kerusakan mulai terlihat, biasanya koloni rayap sudah berkembang cukup besar.

Memahami karakteristik rayap, penyebab kemunculannya, serta cara melakukan pencegahan menjadi langkah penting bagi pemilik rumah. Informasi mengenai perlindungan bangunan dari rayap juga dapat ditemukan melalui berbagai sumber edukasi, salah satunya melalui informasi tentang anti rayap Malang yang membahas pentingnya pengendalian rayap pada bangunan.

Mengapa Rayap Menjadi Ancaman Serius bagi Bangunan?

Banyak orang menganggap rayap hanya sebagai serangga kecil yang mengganggu perabotan rumah. Padahal, dalam jumlah besar, rayap dapat menyebabkan kerusakan yang jauh lebih serius. Rayap memakan selulosa yang terdapat pada material berbahan dasar kayu, seperti kusen, pintu, plafon, hingga rangka bangunan.

Kerusakan akibat rayap sering terjadi secara perlahan. Berbeda dengan kerusakan akibat benturan atau bencana yang dapat terlihat langsung, serangan rayap berlangsung secara diam-diam. Inilah alasan mengapa rayap sering disebut sebagai salah satu hama perusak bangunan yang sulit dideteksi sejak awal.

Apabila tidak segera ditangani, struktur kayu yang menjadi bagian penting dari bangunan dapat mengalami pelemahan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan penghuni rumah.

Mengenal Jenis Rayap yang Sering Menyerang Rumah

Di lingkungan sekitar rumah, terdapat beberapa jenis rayap yang memiliki karakteristik berbeda. Memahami jenis rayap dapat membantu dalam menentukan langkah pencegahan yang tepat.

  • Rayap tanah merupakan jenis yang paling sering ditemukan menyerang bangunan. Rayap ini hidup di dalam tanah dan membuat jalur menuju sumber makanan seperti kayu.
  • Rayap kayu kering biasanya menyerang bagian kayu yang memiliki kadar kelembapan rendah. Serangannya sering ditemukan pada furnitur dan perabot rumah.
  • Rayap kayu basah lebih menyukai material kayu yang memiliki tingkat kelembapan tinggi.

Masing-masing jenis rayap memiliki pola serangan yang berbeda. Oleh karena itu, pengendalian rayap tidak dapat dilakukan secara sembarangan tanpa memahami sumber masalahnya.

Tanda-Tanda Rumah Mengalami Serangan Rayap

Tanda-Tanda Rumah Mengalami Serangan Rayap
Gambar 2. Rayap menggerogoti bangunan

Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi rayap adalah sulitnya mengetahui keberadaan mereka pada tahap awal. Namun, ada beberapa tanda yang dapat menjadi indikasi bahwa rumah mulai mengalami serangan rayap.

  • Munculnya serbuk kayu halus di sekitar perabot atau kusen.
  • Permukaan kayu terlihat berlubang atau rapuh ketika disentuh.
  • Pintu dan jendela sulit dibuka akibat perubahan struktur kayu.
  • Adanya jalur tanah kecil pada dinding atau bagian bangunan tertentu.
  • Terdengar suara kosong ketika bagian kayu diketuk.

Jika beberapa tanda tersebut mulai terlihat, pemilik rumah sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar kerusakan tidak semakin meluas.

Faktor yang Menyebabkan Rayap Muncul di Rumah

Kehadiran rayap tidak terjadi tanpa alasan. Ada beberapa faktor lingkungan yang dapat meningkatkan risiko munculnya koloni rayap di sekitar rumah.

Salah satu faktor utama adalah kelembapan. Area yang lembap menjadi tempat ideal bagi rayap untuk berkembang. Kebocoran pipa, genangan air, atau ventilasi yang kurang baik dapat menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan rayap.

Selain itu, keberadaan material kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah juga dapat menjadi jalur masuk rayap. Sisa kayu, tumpukan kardus, atau material bangunan yang tidak digunakan juga dapat menjadi sumber makanan bagi rayap.

Pentingnya Pencegahan Serangan Rayap Sejak Dini

Mencegah serangan rayap jauh lebih baik dibandingkan menunggu kerusakan terjadi. Perawatan rutin terhadap bangunan dapat membantu mengurangi risiko munculnya rayap.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain menjaga rumah tetap kering, memperbaiki kebocoran air, memastikan sirkulasi udara berjalan baik, serta menghindari penumpukan barang berbahan kayu yang tidak terpakai.

Pada bangunan baru, pencegahan juga dapat dilakukan sejak tahap pembangunan. Perlindungan terhadap struktur bangunan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko serangan rayap di kemudian hari.

Kesalahan Umum dalam Mengatasi Rayap

Ketika menemukan rayap, sebagian orang mencoba mengatasinya dengan cara sederhana menggunakan bahan yang tersedia di rumah. Namun, tindakan tersebut sering kali hanya memberikan solusi sementara.

Menyemprot bagian rayap yang terlihat belum tentu menyelesaikan masalah karena sebagian besar koloni biasanya berada di tempat tersembunyi. Jika sumber koloni tidak ditemukan, rayap dapat kembali muncul setelah beberapa waktu.

Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa pengendalian rayap membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi sumber hingga perlindungan area yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya rayap.

Perlindungan Bangunan dari Ancaman Rayap

Bangunan yang terlindungi dari rayap tidak hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga membantu mempertahankan nilai investasi properti. Rumah yang dirawat dengan baik tentu memiliki usia pakai yang lebih panjang.

Di wilayah seperti Malang, kondisi lingkungan tertentu dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan rayap. Informasi mengenai perlindungan bangunan dari serangan rayap dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin memahami cara menjaga rumah tetap aman.

Salah satu referensi yang membahas pengendalian rayap dapat ditemukan melalui informasi anti rayap Malang, terutama bagi pemilik bangunan yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai pentingnya perlindungan terhadap ancaman rayap.

Kesimpulan

Rayap mungkin memiliki ukuran tubuh yang kecil, tetapi dampaknya terhadap bangunan dapat sangat besar. Serangan yang berlangsung secara perlahan membuat banyak pemilik rumah terlambat menyadari adanya kerusakan.

Dengan mengenali tanda-tanda keberadaan rayap, memahami penyebab kemunculannya, serta melakukan langkah pencegahan sejak dini, risiko kerusakan dapat diminimalkan.

Merawat rumah bukan hanya tentang menjaga tampilan luarnya, tetapi juga melindungi bagian-bagian penting yang menopang bangunan. Kesadaran terhadap ancaman rayap menjadi salah satu langkah penting agar rumah tetap kuat, nyaman, dan aman dalam jangka panjang.