Langsung ke konten utama

Kasyaf, Perempuan Penglihat Dosa

Bagi saya, sebelum membaca Kasyaf ini belum tahu tentang apa. Namun setelah mengikuti alur cerita Mbak Susan Arisanti ini membuat saya memahami betul makna judul yang unik tersebut. 
    Kasyaf merupakan istilah agama islam yang berarti dapat melihat hal ghaib melalui mata hati seolah-olah nampak dengan mata kasar.
Menarik sekali bukan? Bahkan saya sendiri pun mengetahui isyarat di kemudian hari biasanya dengan mimpi. Cerita ini memang tidak biasa. Namun ada.

 Judul Buku : Kasyaf

Pengarang   : Susan Arisanti

Penerbit       : Parawansa Production

   Sama seperti novel Mbak Susan Arisanti yang lainnya. Kali ini, tema yang diangkat merupakan genre Thriller dengan latar tempat Pesantren. Bedanya bukan tentang kasus teroris. Melainkan sebuah hubungan yang tidak bisa dihindari secara takdir. Penulis yang juga merupakan seorang guru ini begitu apik dalam memaparkannya. 

  Jika dalam penulisan novel lainnya dengan bahasa yang ringan. Tulisan Mbak Susan selalu memaparkan rangkain kata dengan beragam diksi. Terlebih lagi menghubungkan ilmu alam dan pengetahuan agama di dalam penguraiannya. Baik dalam dialog maupun deskripsi pemikiran sang tokoh. 

    Pengambaran emosi begitu detail sehingga pembaca akan berpetualang pada ragam perasaan dan logika. Kita akan dibuat campur aduk tak menentu saat mengikuti alurnya tahap demi tahap. 

Sinopsis

    Bagaimana rasanya jika seseorang bisa melihat dosa ketika bertemu dengan orang lain hanya dengan menyentuhnya? Bisa dibayangkan betapa tidak siapnya diri saat menghadapinya. Ragam ketakutan menghantui diri seakan berada di dalam mimpi buruk. 

    Jeya merupakan tokoh utama dari kisah Kasyaf. Bisa melihatnya sejak sepuluh tahun yang lalu setelah kejadian buruk menimpa dirinya. Sehingga ruang lingkupnya menjadi introvert meskipun ia sendiri ditempatkan sebagai kepala keamanan santri putri. Hanya dirinya sendiri yang memahami dirinya. Sikapnya menjadi begitu berani dan tidak lagi menangisi keadaan dirinya. 

    Hanya saja, semenjak bertemu dengan Abang Nisma, Hammuka yang merupakan seorang polisi. Ia mulai merasa dirinya aneh. Kekuatannya dalam melihat dosa tidak bekerja. Sehingga ia merasa nyaman tanpa perlu takut akan melihat dosa orang lain. Pada bagian pertemuan mereka terkesan lucu dan unik. Pembaca akan dibuat senyum sendiri saat membayangkannya. 

    Kejadian berikutnya membuat mereka harus bertemu saat Nisma menginginkan Jeya menjadi kakak Iparnya. Sehingga mau tidak mau bertemu. Namun bukan berarti kejadian berikutnya memang dirancang oleh Nisma sendiri. Melainkan kejadian lainnya yang tidak bisa dipungkiri merujuk pada kasus di pesantren. Sahabat Jeya sendiri terbunuh. 

  Begitulah kisah misteri dan ketegangan semakin nyata. Seolah sedang berada di teka-teki mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya. Hal yang lebih membuat gemas adalah menyaksikan keberanian Jeya dalam menangkap pelaku.

Persahabatan itu tidak dibentuk atas dasar perbedaan, bisa diandalkan dan bisa memahami melebihi siapa saja. Rasanya, begitulah defenisi sahabat baginya. Tak peduli apa agamamu, sukumu, warna kulitmu, persahabatan terlalu norak kalau dipilah-pilah untuk hal semacam itu. Sebab, kasih sayang selalu mencakup apa saja dalam peradaban serta menjadi alasan yang paling primitif bagi manusia.

 Selain bumbu pertemuan yang disandingkan oleh cinta antara Hammuka dan Jeya. Kisah ini semakin menarik ketika pemeran pendamping yang selalu ada terlibat, yaitu Vanno. Teman Hammuka yang berada di kantor polisi. Kehadiran pemeran pendamping itu semakin turut berarti. 

   Meskipun karakternya Hammuka yang di awal begitu tegas sedangkan di masalah cinta menjadi aneh. Rasanya masih nyambung. Sebab tokoh yang terlihat sempurna sekalipun tidak ada yang benar-benar sempurna. Pasti ada kekurangan dalam diri dan itu merupakan hal yang manusiawi.

 Begitulah kisah Kasyaf yang mengajarkan bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Itulah yang membuat para tokoh di kisah Kasyaf memiliki karakter yang kuat. Tak terlepas bagaimanapun kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

   Bahkan seseorang yang terlihat buruk dari luar belum tentu benar-benar buruk. Begitupula sebaliknya. Seseorang yang terlihat baik belum tentu benar-benar baik. Kita tidak akan pernah mengetahui sosok orang tersebut, sebelum benar-benar dekat. 

Kelebihan dan Kekurangan

    Gaya bahasa di kisah Kasyaf ini sama seperti novel Mbak Susan yang lainnya. Tidak ada kata yang sia-sia atau berbelit-belit. Padat dan memiliki makna tersendiri dalam setiap penguraian adegan. Hanya saja kurangnya sedikit di penggambaran latar tempat dalam mengekplorasi lingkungan. Jika biasanya dipaparkan begitu detail. Kali ini disajikan seperlunya. 

Kesimpulan

    Cerita ini sangat cocok sekali bagi pembaca yang suka genre thriller. Apalagi yang memiliki pengetahuan di bidang hukum dan ilmu alam. Cerita Mbak Susan inilah yang membuat saya yakin untuk menjadi seorang novelis sesuai dengan ranah bidang yang digeluti. Bukan hanya sekadar hiburan belaka. Ranah pengetahuan yang disajikan pun menjadi sangat berarti. 

Cerita ini masih bisa diakses lewat Wattpad dan sudah diterbitkan melalui Parawansa Production. Jumlah viewers-nya pun mencapai 1 M. Benar-benar merupakan angka yang fantastis. Rasanya tidak rugi jika memiliki novel cetaknya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wattpad : Dunia Jingga

Sumber gambar : business.wattpad.com Assalamulaikum waramatullahi wabarakatuh ... Apa kabar sahabat blogger ? Semoga pada dalam keadaan sehat wal-afiat ya. Karena hal itu adalah suatu bentuk kenikmatan yang tak ada tandingannya di dunia ini. Hari ini kita akan membahas khusus tentang Wattpad, yaitu aplikasi yang tidak asing lagi bagi penulis. Kalau dahulu bentuknya berwarna jingga. Sekarang ini warnanya sangat jingga. Gambar di bawah ini adalah bentuk penampakan Wattpad dulu. Eng, ing, eng... tara Sumber gambar : Amazon.com Aplikasi ini adalah aplikasi yang membuat saya jatuh cinta hingga sekarang. Walaupun di dalamnya tidak menjanjikan royalti berupa uang. Tapi, mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi penggunanya. Dari beberapa aplikasi yang ada hanya Wattpad saat ini masih tetap bertahan di hati. Kali ini saya akan menjelaskan apa saja filtur yang disediakan di Wattpad. Keuntungan lainnya adalah bahasa yang digunakan bukan hanya Indonesia saja. Hal ini

Pengalaman Membuat Aplikasi Android Pemula (Part 1)

diaryharumpuspita.com Kalau kemarin saya masih mengatakan seru-serunya ngoding bersama dicoding. Kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang apa yang saya rasakan ketika belajar pada kelas Menengahnya. Ternyata kejayaan senangnya berupa langkah awal dalam memahami bahasa Java itu hanya sebentar saja. Selebihnya, ya saya harus merasakan apa yang mereka katakan. Susah tidur karena dibayang-bayangi kode yang membuat saya penasaran. Bahkan kadang sampai lupa tidur dan mandi. #plak. Alhasil, mata panda dan menjadi sipit saking serunya. Hal yang lebih parahnya jika sudah demam datang namun saya tak ingin melewatkan waktu untuk tidak berpikir. Yah, jadi enggak sembuh-sembuh deh. Hoho... untungnya saya masih memiliki kesibukan lain yang membuat saya harus menjedanya dan menyegarkan otak kembali. Mungkin inilah makna sebenarnya dari ilmu. Mahal dan tidak mudah orang dapat menguasainya. Hanya orang-orang yang tekun dan berada pada garis pertahanan yang mampu melewatinya. Begitupun deng

Menulis Menjelang Deadline

  diaryharumpuspita.com Berbincang masalah deadline seolah tidak ada habisnya. Hal yang lebih membuat kesal adalah menuruti deadline- nya orang lain. Mau enggak mau harus siap dan dikumpul. Kita sudah dibiasakan sejak masa sekolah sebenarnya. Mulai dari SD, SMP, SMA, bahkan kuliah. Setiap mata pelajaran pun sudah ada timeline nya sendiri. Jika tidak mengumpul pasti akan dikenakan sanksi berupa tidak ada penilaian dan hukuman lainnya. Maka sudah seharusnya deadline ini memang harus diimbangi di setiap tatanan kehidupan. Mulai dari makan, tidur, dan bahkan beribadah tepat waktu. Menyelesaikan tugas sesuai dengan deadline ini merupakan sebuah cara seseorang untuk menempati janjinya dan membangun kualitas diri seseorang. Kepercayaan juga dibangun dengan deadline. Jika orang yang diberikan amanah mampu menyelesaikannya. Otomatis mereka akan berpikir kinerja kita itu baik dan bisa dipercaya. Terlebih lagi, tidak ada beban jika semua sudah diselesaikan. Ujung-ujungnya juga akan membawa