Sharing Hati dan Rasa Penasaran

Sumber gambar : Pinterest
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 
Sepertinya lagi enggak bosan ya kan. Update terus. Heheh ... (tersenyum sebal tapi senang)
Berhubung ini namanya diary.  Jadi, dibebasin aja mau sharing apaan. 
Oh, iya. Gambar pengantar memang sengaja tentang bangku santai. Tak lupa pula disediakan minuman. Mana tahu kan pada haus.

Tips yang pertama. Baca Al-quran dulu gih kalau hati lagi kesal. Jadi, biar nanti diskusinya dilakukan secara sadar dengan rasa ketenangan yang amat dalam. Heseh, ...

Pernah enggak sih  kalian merasakan hati rasanya mulai aneh kalau ketemu teman? Ya kali kalau lagi ada hutang sama yang bersangkutan. Tapi ini ya berupa ketertarikan. Aneh, ya kan. Hati bisa saja terbolak-balik. Padahal awalnya biasa saja. Terus merasakan jatuh hati setelah itu patah hati. Setelah itu, ya biasa lagi. Seperti ritmenya gelombang air laut.

Tapi itulah kehidupan. Kita tak akan pernah lepas yang namanya permasalahan hati. Sedangkan pelabuhannya saja tidak tahu. Bisa jadi tertarik dengan orang yang baru ditemui atau malah baru sadar tentang perasaan pada teman lama.

Oke, sekarang kita beralih ke rasa penasaran ya.

Akhir-akhir ini saya penasaran dengan sosok misterius tapi menyebalkan. Ingin mencari tahu tapi ego mengatakan jangan. Sudah pasti ini bikin kesal. Sampai sekarang masih penasaran. Siapa ya kira-kira yang komentar tapi tidak tahu itu dari siapa. Hanya saja logatnya bisa dikenali seperti dari orang terdekat. Ingin menebak tapi rasanya kok malah sok tahu. Yasudah deh, sampai sekarang masih tenggelam dengan rasa penasaran.

Kalau kalian sendiri bagaimana dengan menyikapi rasa penasaran?

Kalau ada yang mau sharing tentang perasaan dan rasa penasaran bolehlah.

Salam Rindu
Harumpuspita

No comments:

Post a Comment