Top 7 Fakta Tentang Penulis Blog Diary Harumpuspita


    Bismillah, tak terasa ya Ramadan kali ini sudah masuk hari kelima saja. Nuansanya masih benar-benar segar dan masih tetap dalam keadaan semangat walaupun urusan pribadi seakan tidak ada habisnya.
    Namun itulah hidup, selesai pekara satu, tumbuh pula pekara yang baru. “Biasalah,” kata mereka yang menanggapi setiap pekara yang datang. Nah, pada kesempatan kali ini. Saya ingin berbagi tujuh fakta tentang penulis Diary Harumpuspita. Meskipun sebenarnya ada rasa sedikit segan jika mengulik tentang diri. Sebab pandangan setiap orang berbeda-beda. Baiklah, jangan lupa dibaca hingga akhir ya.

1. Deadliner

    Meskipun saya merupakan seseorang yang suka merancang hari. Baik itu hari yang akan dijalani pada hari itu juga maupun hari yang akan datang. Tetap saja, kata 'deadline' dan skenario dramanya akan terus terjadi. Ibaratnya ya gagal maning, gagal maning  ambyar begitu saja tidak menentu. Enggak jauh-jauh sih, tulisan ini saja nyaris menjelang deadline. Masih lumayan jika adrenalin aktif ketika menjelang deadline. Kalau tidak, ya rasanya 'wassalam' saja gitu. 

2. Multi Keinginan

    Moto selagi muda harus belajar banyak membuat saya sering kalang kabut. Mungkin inilah sebuah awal hingga membuat saya tertimpa deadline mulu. Walaupun begitu, saya sudah merancangnya menjadi fase demi fase supaya bisa terkordinir dengan jelas. Ini sih masih rancangannya, faktanya belum tentu. 
    Akibat kehadiran multi keinginan ini membuat saya memiliki banyak kemampuan. Hanya sekadar kemampuan belaka. Bukan mahir di bidang tertentu. Hanya saja, dampak buruknya adalah ketika tidak mampu mengendalikan apa yang datang. Ujung-ujungnya harus sadar diri bahwa semuanya itu terbatas. 
    Multi keinginan ini apabila tidak bisa diolah dengan benar akan bertransformasi menjadi rasa haus yang tiada habisnya. Namun tidak mengapalah bila rasa haus akan ilmu pengetahuan. Toh saya sendiri merupakan pembelajar seumur hidup. 

3. Ratu Telat

    Fakta tentang Ratu Telat ini sebenarnya ingin saya hindari. Hanya saja, kenyataanya memang begitu. Jika janjiannya jam berapa, maka saya akan datang paling lama dua jam kemudian. (Ini pengalaman fatal yang tak termaafkan sebenarnya) Semoga saja predikat Ratu Telat tidak ada dalam diri saya di tahun depan. Lelah saja gitu rasanya menjadi orang yang selalu terlambat. Begitupun dalam menimba ilmu. Bagi saya tidak apa-apa terlambat dibandingkan tidak sama sekali. 

4. Novelis Sekaligus Blogger Pemula

    Masih suka menulis novel, walaupun sedang menjalani hari sebagai blogger pemula. Awal-awalnya saya memang kaget ketika gaya bahasa yang familiar adalah cerita fiksi malah mampir di tulisan yang bukan non fiksi. Rasanya seperti bumi dan langit saja. Lama kelamaan kemampuan menulis novel ini pun merambah ke bagian non fiksi. Saya memutuskan hal ini supaya kehidupan diri seimbang dan tidak hanya contong ke satu hal saja. 

5. Suka Belajar

    Belajar merupakan hal yang menyenangkan bagi saya. Belajar dari hal yang sederhana hingga kompleks sekalipun saya akan menyukainya. Sebab belajar merupakan tantangan bagi diri untuk melangkah lebih maju. Bahkan memahami diri sendiri dan orang lain pun saya masih belajar tentang hal itu atau malah malah bagaimana caranya belajar. 

6. Suka Tanaman

    Nuansa hijau dan menyegarkan merupakan bagian yang paling membuat hati tenang. Rencananya rasa suka dengan tanaman ini akan saya tuliskan juga dengan konten-konten Diary Harumpuspita di kemudian hari. 

7. Jomlo dari Lahir

    Sebelum saya mengenal para teman-temann lain yang memiliki prinsip jomlo sampai akad. Rasanya, jomlo dianggap mengenaskan di sekitar. Seolah jomlo itu merupakan aib. Namun bagi saya, jomlo itu merupakan wujud bentuk penjagaan diri dari hal yang tak halal saja. Maka predikat jomlo dari lahir ini merupakan sesuatu yang berharga bagi saya. 

Ini saja yang bisa saya bagikan tentang diri saya pada pembahasan kali ini. Walaupun sebenarnya menurut saya sendiri tidak sampai tujuh top fakta dalam diri. Seenggaknya memang harus dibuat ya kan. Oke, sampai jumpa di artikel selanjutnya. 
Salam Rindu
Harumpuspita

Diary Harumpuspita

Gadis penyuka biru laut yang sedang mencari jati diri. Berbagi pengalaman dan hal lainnya merupakan suatu kebahagian tersendiri. Sedangkan menjelajah adalah cara yang paling asyik dalam memperbaruhi dari. Baik itu dalam segi pengetahuan maupun pengalaman. Harumpuspita sekadar nama pena.

16 Comments

  1. Suka tanaman itu termasuk menanamnya juga atau hanya mengagumi? Hehehe semua orang pun lahir jomblo kak hahaha nanti juga dikasi Allah kawan hidup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iya suka juga nih. Dulu waktu di sekolah menengah pertama udah suka ngotak-ngatik tanaman. Heheh ... kalau sekarang ini masih dipikirkan gimana dapat waktunya.

      Delete
  2. Salah satu fakta bahwa author merupakan penulis novel ini yang baru tersingkap beberapa waktu saat ngurus intellifluence kemarin loh Henny.
    Disitulah rasanya pengen ngajak ngobrol tapi qadarullah waktu belum memungkinkan.
    Sekali-kali ulas dong tentang menulis novel dan berbagai triknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, yang novel. Siip siip bisalah nih kalau jumpa nanti bahas tentang ini habis-habisan. Yah, walaupun berkelana di dunia novel juga enggak ada habisnya. Heheh ,,, Insyaa Allah, di next hari kita bakalan ketemu ya kak. Ngulas tentang trik menulis novel oke juga nih. Siip siip bisa.

      Delete
  3. aduh ratu telatttt hahaha, tapi keren nih istilah jomlo dari lahir hehe. moga vepet dapat pasangan halal ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, (auto nyengir kuda) tahun ini insyaa Allah predikatnya dikurangi. Aamiin ya rabbal alamiin.

      Delete
  4. Moto selagi muda harus belajar itu bener banget sih kak, Gacil juga pegang moto ini. Belajar apa aja yang disuka selagi muda hehe

    ReplyDelete
  5. Suka belajar itu emang hal yang wajib dan perlu. Ya menambah ilmu tiap waktu lah. Belajar bisa dari siapa aja dan dimana aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay asyiik dong, belajar terus tanpa harus gengsi.

      Delete
  6. Deadliner itu saya banget kak. Haduh... harus berubah kayaknya kita ni, hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iya nih ya kan kak. Capek banget rasanya dilatih dealine. Heheh

      Delete
  7. Saya juga Deadliner Henny.
    Heran juga, padahal sejak SD sudah dilatih PR dan tugas (sekolah), tapi tetep aja, kalo gak besok dikumpul, gak bakalan dikerjakan.
    Dah mendarah daging

    ReplyDelete
    Replies
    1. ntah kenapa, seperti ada kekuatan dalam waktu singkat gitu. :D

      Delete
  8. Ooo apakah Henny golongan darah B? Yang suka santaiiiii kayak di pantai 🤣

    Karena kakak golongan darah A, kakak gak suka mepet deadline. Sukanya yang cepat.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post