Skip to main content

Nyobain Mie Ayam Jamur Kuliner Melegenda di Kota Medan

Malam itu terasa ramai. Cuacanya tidak mendung dan membuat orang tak sungkan untuk keluar rumah menikmati pesona kota Medan. Ya, ketika orang mendengar istilah malam minggu. Pastilah terlintas sebuah kebebasan untuk menyegarkan diri kembali setelah melalui hari-hari penatnya kerja. Ada banyak yang bisa dilakukan. Mulai mengadakan janji dengan teman yang lama tak bertemu hingga pergi ke tempat yang ingin dikunjungi.

Tak terkecuali saya yang suka memanfaatkan waktu akhir pekan dengan pengalaman baru. Baik itu menghadiri sebuah acara yang bisa mengedukasi, pergi ke suatu tempat sekadar untuk menyegarkan diri, hingga kulineran. Kebetulan malam itu saya dengan adik berniat untuk pulang setelah jalan-jalan. Tak lama kemudian alarm dalam diri saya mulai beraksi. "Dek, kita nyobain Mie Ayam Jamur yuk di H.Mahmud?" tanya saya ketika perut sudah pada demo. Ya, saya memang belum makan malam. Rasanya sudah kehabisan energi saat ini dan butuh makan untuk mengisi tenaga.

"Kenapa harus Mie Ayam sih Kak?" tanya adik saya sebelum ia benar-benar menjawab pertanyaan.

"Kali ini Mie Ayamnya beda. Ada jamurnya lo," jawab saya singkat. Lagipula saat saya tahu bahwa khasiat jamur sangat baik sekali untuk kesehatan. Saya langsung menyerbu makanan yang ada jamurnya jika dihidangkan pada acara jamuan.

Sewaktu kecil, saya tidak tahu kalau jamur itu bisa dimakan. Ya, orang tua saya mengatakan bahwa jamur itu berbahaya. Apalagi tumbuhnya di tanah. Bahkan jamur yang ada di tubuh pun juga ada. Ternyata tak semua jamur seperti itu. 

Saya mulai mencari tempat terdekat Mie Ayam Jamur dengan bantuan google. Ketemu pula alamat websitenya. Ternyata Mie Ayam Jamur Mahmud ini memiliki 6 Outlet/toko. Tempat yang pertama adalah Outlet Pusat terletak di Jl.Abdullah Lubis No.57/71. Tempat yang kedua adalah Transmart Carrefour Medan Fair terletak di Jl. Gatot Subroto, Medan. Tempat yang ketiga adalah Carrefour Citra Garden terletak di Jl. Jamin Ginting, Medan. Tempat yang keempat adalah Amaliun FoodCourt terletak di Jl. Amaliun, Medan. Tempat yang kelima adalah D'Loft Thamrin Plaza Lt.7 Jl. M.H. Thamrin, Mead. Tempat yang keenam adalah Jababeka terletak Jl. Tapir Raya Blok Q2 No.2 Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Saya memilih tempat di Jl. Abdullah Lubis kebetulan bersebab mengetahui rute ke sana. Sedangkan adik saya setuju dengan apa yang hendak kami tuju saat ini. Kebetulan ia yang menjadi pemandu saya dengan bantuan google Maps. Akhirnya, saya sampai juga di sana. 

Hal yang terlintas di benak saat melihat melihat tempat ini. Pemandangannya sangat membuat hati menarik ketika dari luar. Beberapa tempat duduk banyak terisi oleh pelanggan.

Restoran Mie Ayam Jamur H.Mahmud tampak dari depan
Jl. Abdullah Lubis No.71 saat malam.
Saat masuk ke arah parkiran. Petugas segera mengarahkan kami untuk memarkirkan sepeda motor dengan tertib dan nyaman ketika dipandang. Kesan yang saya rasakan begitu nyaman ketika senyuman mereka ramah dan menyejukkan.
Suasana hangat ketika makan di restoran Mie Ayam Jamur H.Mahmud
Ketika masuk, pelayan yang ada di sana segera mengarahkan tempat dan memberikan sebuah daftar menu makanan dan minuman yang bisa disantap. Mereka begitu sigap saat kami memesan makanan. Saat saya menyelisik lebih lanjut. Tempat ini seolah terorganisir dengan baik. Apalagi seperti tetap dalam pengawasan manajer.
Daftar Menu Makanan Mie Ayam Jamur H. Mahmud
Saya masih bingung sejujurnya hendak memilih menu yang mana. Ketika itu hal yang terlintas di benak saya adalah jamur. Ketika saya mengatakan kata-kata tersebut. Pelayan langsung menunjukkan saya Mie Ayam Jamur Spesial. Sedangkan adik saya yang katanya sedang tidak terlalu lapar. Saya pilihkan Mie Ayam biasa. Barangkali bisa sesuai dengan porsi perutnya. Sedangkan untuk minumnya, saya hanya memilih air putih saja. Ya, begitulah, saya lebih suka air putih untuk minum saat sedang makan.
Nyobain Kuliner Melegenda Mie Ayam Jamur Haji Mahmud
Pada bagian meja sudah ada penomoran. Setelah pesanan dicatat, daftar menu diambil kembali kemudian meja kami diberikan sebuah kertas pemesanan lengkap dengan siapa pelayan yang akan membawakan makanan.

Seiring berjalannya waktu pengunjung mulai penuh. Kami menunggu tidak terlalu lama di sana. Ada sekitar sepuluh menit. Ya, setidaknya perut yang keroncongan tidak begitu berdemo. Pada saat itu saya gunakan untuk mencari tahu lebih lanjut tentang Mie Ayam Jamur H. Mahmud ini mulai dari website Mie Ayam Mahmud, youtube, hingga Instagramnya. Wuah, ternyata Mie Ayam Jamur H.Mahmud ini sudah 31 tahun berdiri. Pantas saja, perjalanan dan pengalaman yang panjang patut membuat kuliner ini begitu berkualitas. 
Perjalanan Kuliner Mie Ayam Jamur Haji Mahmud yang Melegenda

Ketika saya melihat makanan tersebut benar-benar sudah dihidangkan di depan saya. Rasanya benar-benar tidak sabar. Penampilan sungguh menggugah selera. Ketika melihat kripik bawang renyah. Pada kuah mie ayam tersebut dipisah supaya yang menikmati bisa menyesuaikan takaran yang diinginkan. Saat saya mencicipi kuah tersebut. Hm, benar-benar enak di lidah. Pokoknya mak nyus deh. Bahan makanan yang digunakan sangat berkualitas. Rasanya benar-benar melegenda. 

Kuliner ini benar-benar cocok banget sebagai rekomendasi untuk kalian yang berkunjung ke kota Medan. Nuansanya seperti di restoran. Pelayanan juga sangat baik. Jadi ingin langganan deh di sana. Hm, benar-benar nikmat sekali dan ingin sering makan di sana. 

Selain itu tempat ini juga sering mengadakan promo dan kegiatan amal lainnya. Apalagi saat pagi dan hari jumat. Sudah tidak diragukan lagi. Kuliner ini sudah pasti halal. Oh, iya untuk memperingati anniversary yang ke-31 tahun. Mie Ayam Mahmud mengadakan kegiatan lomba menarik. Mulai dari lomba foto, video, sampai blog. Kebetulan ini ranah blog. Maka saya sharing poster tersebut. 
@HajiMahmud.id
@HajiMahmud.Jababeka
Selamat Anniversary yang ke 31 tahun. Semoga semakin sukses dan terus berjaya. Tetap mempertahankan pelayanan baik dan semakin meningkatkan bisnis kuliner ini hingga go Internasional.

Rasanya sungguh puas dan pas di perut saya setelah menyantap makanan tersebut. Adik saya juga begitu, ia juga merasa senang bisa menikmati kuliner yang melegenda ini. Oh, iya. Kalau untuk harganya masih bisa dijangkau dan sesuai dengan kualitas. Kali ini itu saja yang bisa saya sampaikan tentang kesan kulineran Mie Ayam Jamur H.Mahmud. Sampai jumpa di konten selanjutnya.

Salam Rindu
Harumpuspita




Comments

  1. Wahhh udah ada menu minuman baru ya dek, ada mojito.
    Tampilannya menggoda banget, aku jadi kepengen nihhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Saya juga pengen nyobain yang itu juga. Kapan-kapa deh kalau gitu.

      Delete
  2. Wah jadi pengen makan mie ayam mahmud ni plus minum mojito pas kali perpaduannya :D

    ReplyDelete
  3. Gak bosan²nya yaa ke Mie Ayam Mahmud ini,, scr menunya yummy beuddd, membuatku bahagiaaa ahaha

    ReplyDelete
  4. Ah, baca artikel tentang mie ayam jamur haji mahmud ini jadi kangen medan dan kangen nyobain lagi mie ayamnya. Mudah-mudahan next ada outlet mie yam haji makmud di pekanbaru

    ReplyDelete
  5. Wahh jadi pengen datang dan nyobain ni kk, saya juga suka banget sama jamur. makasih kak infonya

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Membuat Aplikasi Android Pemula (Part 1)

diaryharumpuspita.com Kalau kemarin saya masih mengatakan seru-serunya ngoding bersama dicoding. Kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang apa yang saya rasakan ketika belajar pada kelas Menengahnya. Ternyata kejayaan senangnya berupa langkah awal dalam memahami bahasa Java itu hanya sebentar saja. Selebihnya, ya saya harus merasakan apa yang mereka katakan. Susah tidur karena dibayang-bayangi kode yang membuat saya penasaran. Bahkan kadang sampai lupa tidur dan mandi. #plak. Alhasil, mata panda dan menjadi sipit saking serunya. Hal yang lebih parahnya jika sudah demam datang namun saya tak ingin melewatkan waktu untuk tidak berpikir. Yah, jadi enggak sembuh-sembuh deh. Hoho... untungnya saya masih memiliki kesibukan lain yang membuat saya harus menjedanya dan menyegarkan otak kembali. Mungkin inilah makna sebenarnya dari ilmu. Mahal dan tidak mudah orang dapat menguasainya. Hanya orang-orang yang tekun dan berada pada garis pertahanan yang mampu melewatinya. Begitupun deng

Wattpad : Dunia Jingga

Sumber gambar : business.wattpad.com Assalamulaikum waramatullahi wabarakatuh ... Apa kabar sahabat blogger ? Semoga pada dalam keadaan sehat wal-afiat ya. Karena hal itu adalah suatu bentuk kenikmatan yang tak ada tandingannya di dunia ini. Hari ini kita akan membahas khusus tentang Wattpad, yaitu aplikasi yang tidak asing lagi bagi penulis. Kalau dahulu bentuknya berwarna jingga. Sekarang ini warnanya sangat jingga. Gambar di bawah ini adalah bentuk penampakan Wattpad dulu. Eng, ing, eng... tara Sumber gambar : Amazon.com Aplikasi ini adalah aplikasi yang membuat saya jatuh cinta hingga sekarang. Walaupun di dalamnya tidak menjanjikan royalti berupa uang. Tapi, mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi penggunanya. Dari beberapa aplikasi yang ada hanya Wattpad saat ini masih tetap bertahan di hati. Kali ini saya akan menjelaskan apa saja filtur yang disediakan di Wattpad. Keuntungan lainnya adalah bahasa yang digunakan bukan hanya Indonesia saja. Hal ini

Serunya Belajar Ngoding Bersama Dicoding

Assalamualaikum ... Hai semuanya … Apa kabar? Semoga baik-baik saja dan dalam keadaan sehat wal afiat ya. Saya kembali lagi nih. Hehe, akhir-akhir ini malah semakin rajin menulis beriringan dengan rajin belajar. Alhamdulillah ya kan, daripada rajin bermain. Semoga bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Ya, walaupun sebentar lagi akan liburan akhir tahun. Bagi saya, liburan itu tetap belajar. Belajar bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.  Kali ini saya mencoba belajar pemrograman kembali bersama dicoding. Jika memulai pemrograman saat itu membuat saya frustasi bersebab semesta tak mendukung. Kali ini saya mencoba lagi dengan syarat semesta juga mendukung. Ternyata belajar pemrograman itu enggak mudah untuk orang-orang yang mudah menyerah. Apalagi saya yang merupakan orang awam yang enggak tahu apa-apa. Oke, saya akan menguraikan apa sih yang membuat saya betah selama belajar di dicoding. By the way, saya menulis ini di sela-sela lagi belajar. Hehe…. Kebetulan lapto