Skip to main content

BBW September 2019 Awal dibuka

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hai sahabat blogger,
Kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman selama di BBW bulan September tahun 2019. Pasti pada bingung kan. Apa itu BBW? Nah, BBW itu singkatan dari Big Bad Wolfies. Kalau dari penampakan logo yang kelihatan seperti serigala berbulu domba. Eh, bukan. Tetap serigala kok. Nah, serigala ini seperti pengunjung yang sedang berburu buku. Wuah, mantap sekali. Bukunya banyak pilihan. Kalau pecinta buku pada tahulah ya. Gimana tuh rasanya kalau ketemu buku pasti kelihatan surgawi. Apalagi penulis ketemu penulis. Rasanya ada nuansa bangga gitu. Hal yang membuat semakin enggak beranjak itu adalah bukunya diskon besar besaran.
Kira-kira bisa dapat jodoh penulis juga nggak ya? #Plak
Ye, asyik mikirin jodoh dulu. Berusaha memantaskan diri dulu dong. Heheh…
Awalnya sih ingin saya tuliskan seperti cerita perjalanan. Setiap sampai sana eh enggak tahunya baterai ponsel habis. Kebetulan ketemu teman di hari terakhir jadinya selfie mulu nih. #Plak. Mau sekalian ngepost foto selfie enggak PD gitu. Tapi, nanti deh saya selipkan foto selfienya. Hihi…
Pertama sekali pergi ke BBW ini pada tanggal 5 September 2019. Pada saat BBW masih dipersiapkan dan belum dibuka untuk pengunjung umum. Konon, BBW ini rutin lo diadakan setiap tahunnya. Tidak hanya itu saja. Mereka bergilir dari kota ke kota. Makanya pas tahu kalau BBW ini dulu diadakan di pulau Jawa. Ada teman yang ngepost dari sana. Radar ngiler gitu. Kalau mau ikutan takutnya sayang ongkos kirimnya kemahalan. Apalagi mahasiswa yang enggak punya duit. Tahunya belajar mulu. BBW kali ini khusus saya ceritakan di kota Medan ya. Letaknya di Polonia. Bandara lama yang sudah enggak digunakan lagi. Jangan mikirin seremnya ya tapi serunya.
Oke, kita kembali ke topik ya. Pada penasaran nggak kenapa saya bisa masuk di tanggal 5 September? Padahal BBW itu baru bisa masuk secara bebas dari tanggal 6-16 September 2019. Alhamdulillah, saya baru juga bergabung di Blogger Sumut tahun ini. Otomatiskan, dulunya yang nulis blogger itu tinggal hayalan kini menjadi hal lain, yaitu menggebu bahagianya luar biasa. Nah, pada saat BBW itu masih dipersiapkan. Mereka membuka pertama kali untuk orang-orang tertentu saja. Seperti yang punya rekening BCA. Sebab BBW ini bekerja sama dengan rekening tersebut. Mereka juga menjanjikan Cashback setiap pembelian yang lebih dari satu juta ke atas. Cashbacknya palingan beberapa persen saja. Mantap betul deh. So, para pecinta buku yang awalnya enggak punya rekening akhirnya buka juga kan. Apalagi pas buka rekening diberikan voucher IDR50K. Makanya hari pertama saya bisa membeli buku sebanyak empat buah. Hanya dengan menambah IDR 6K saja. Kebetulan buku yang saya sikat total harganya IDR 56K.
Gambar : Belanja Buku di BBW
Selain itu,BBW ini membuka pengunjung pertamanya selain BCA adalah orang-orang yang sudah daftar duluan via Website dan komunitas tertentu. Nah, saya bisa masuk sebagai anggota blogger yang bekerja sebagai konten creator di sana. Pada saat itu, saya yang pergi ke sana hanya modal nekat doang dan uang hanya pas-pasan doang. Akhirnya kalap juga sih. Bisa beli buku tapi enggak bisa pulang. #Plak. Jangan sampai ini kejadian ke kalian ya dan saya juga di masa depan. Semua itu harus bisa diperhitungkan bagaimana situasinya. Apa pun itu jangan mengharapkan keberuntungan yang menghampiri. Tetapi diri sendiri yang menciptakan keberuntungan itu dengan antisipasi. Ya, walaupun takdir enggak bisa dihindari.
Nah, crew ataupu penjaga BBW itu juga baik dan ramah-ramah. Rasanya menyenangkan sekali. Kalau kamar mandinya ada di dalam dan musalanya juga enggak jauh dari situ. Jadi, kalau sudah masuk rasanya malas udahan. Tapi, kalau makanan ada juga yang juala n di pintu masuk dan keluar. Tapi, penjual makanan tersebut lebih banyak di pintu masuk.
Pada hari pertama ini saya enggak bisa menjelaskan banyak. Sebab waktu yang sebentar membuat saya harus mengejar waktu lagi secara dadakan. Tentang apa saja yang banyak tersedia nanti bisa saya ceritakan di Part selanjutnya. Bersama teman saya di hari terakhir.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Comments

  1. Aku tahun ini libur,
    Sengaja skip postingan yang buat tergoda dan berakhir kalap,
    Karena buku2 taon lalu pun masih ada 😂😂

    ReplyDelete
  2. Tahun ini gak berani datang, wkwkwk
    taun mendatang ajalah saya datang kak. Nabung dulu yang banyak.
    Taun lalu anak kami aja yang datang.
    Takut khilaf Kalok mamaknya yang belanja, hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah cocok langsung bungkus. Ide bagus, bisalah nih saya ikutan rajin-rajin nabung sebelum menghadapi bulan September.

      Delete
  3. Tahun kemarin gak bisa datang karena sibuk pindah kontakan. Beraharap tahun ini bisa eh malah pindah kota. Xixixi.. belum nasibnya berjodoh dengan even BBW ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. BBW mencari jodoh. Kalau ditakdirkan juga enggak ke mana. Setelah dari Medan BBW pindah ke Semarang.

      Delete
  4. Yeaayy tahun ini walaupun gak sempat datang krn jadwal yg padat kayak KA, bs beli buku sm Jastip.

    Salam kenal yaa Kak Henny

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah jasa titip oke juga tuh. Enggak repot ya kan. Salam kenal juga Kak. 😊

      Delete
  5. Uhuy ke bbw juga. Awak dah skip pdhl tp pigi jg, kebeli jg 1 buku hahaha

    ReplyDelete
  6. Acaranya bagus ya, apalagi karena bisa beli buku dengan voucher yang disediakan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Membuat Aplikasi Android Pemula (Part 1)

diaryharumpuspita.com Kalau kemarin saya masih mengatakan seru-serunya ngoding bersama dicoding. Kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang apa yang saya rasakan ketika belajar pada kelas Menengahnya. Ternyata kejayaan senangnya berupa langkah awal dalam memahami bahasa Java itu hanya sebentar saja. Selebihnya, ya saya harus merasakan apa yang mereka katakan. Susah tidur karena dibayang-bayangi kode yang membuat saya penasaran. Bahkan kadang sampai lupa tidur dan mandi. #plak. Alhasil, mata panda dan menjadi sipit saking serunya. Hal yang lebih parahnya jika sudah demam datang namun saya tak ingin melewatkan waktu untuk tidak berpikir. Yah, jadi enggak sembuh-sembuh deh. Hoho... untungnya saya masih memiliki kesibukan lain yang membuat saya harus menjedanya dan menyegarkan otak kembali. Mungkin inilah makna sebenarnya dari ilmu. Mahal dan tidak mudah orang dapat menguasainya. Hanya orang-orang yang tekun dan berada pada garis pertahanan yang mampu melewatinya. Begitupun deng

Wattpad : Dunia Jingga

Sumber gambar : business.wattpad.com Assalamulaikum waramatullahi wabarakatuh ... Apa kabar sahabat blogger ? Semoga pada dalam keadaan sehat wal-afiat ya. Karena hal itu adalah suatu bentuk kenikmatan yang tak ada tandingannya di dunia ini. Hari ini kita akan membahas khusus tentang Wattpad, yaitu aplikasi yang tidak asing lagi bagi penulis. Kalau dahulu bentuknya berwarna jingga. Sekarang ini warnanya sangat jingga. Gambar di bawah ini adalah bentuk penampakan Wattpad dulu. Eng, ing, eng... tara Sumber gambar : Amazon.com Aplikasi ini adalah aplikasi yang membuat saya jatuh cinta hingga sekarang. Walaupun di dalamnya tidak menjanjikan royalti berupa uang. Tapi, mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi penggunanya. Dari beberapa aplikasi yang ada hanya Wattpad saat ini masih tetap bertahan di hati. Kali ini saya akan menjelaskan apa saja filtur yang disediakan di Wattpad. Keuntungan lainnya adalah bahasa yang digunakan bukan hanya Indonesia saja. Hal ini

Serunya Belajar Ngoding Bersama Dicoding

Assalamualaikum ... Hai semuanya … Apa kabar? Semoga baik-baik saja dan dalam keadaan sehat wal afiat ya. Saya kembali lagi nih. Hehe, akhir-akhir ini malah semakin rajin menulis beriringan dengan rajin belajar. Alhamdulillah ya kan, daripada rajin bermain. Semoga bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Ya, walaupun sebentar lagi akan liburan akhir tahun. Bagi saya, liburan itu tetap belajar. Belajar bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.  Kali ini saya mencoba belajar pemrograman kembali bersama dicoding. Jika memulai pemrograman saat itu membuat saya frustasi bersebab semesta tak mendukung. Kali ini saya mencoba lagi dengan syarat semesta juga mendukung. Ternyata belajar pemrograman itu enggak mudah untuk orang-orang yang mudah menyerah. Apalagi saya yang merupakan orang awam yang enggak tahu apa-apa. Oke, saya akan menguraikan apa sih yang membuat saya betah selama belajar di dicoding. By the way, saya menulis ini di sela-sela lagi belajar. Hehe…. Kebetulan lapto